JATIMPEDIA, Sampang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Pasuruan menyelenggarakan Sekolah Lapang Gempa bumi dan Tsunami, di Kabupaten Pamekasan, Selasa (30/9/2025).
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan hampir seluruh wilayah di Indonesia rawan gempabumi dan tsunami. Sehingga BMKG berupaya membentuk masyarakat siaga gempabumi dan tsunami melalui kegiatan tersebut.
Baca juga: Ciptakan Kenyamanan Belajar, Cabang Dinas Pendidikan Sampang Ciptakan Inovasi Astra
"Dalam sekolah lapang gempabumi dan tsunami ini, peserta mendapatkan materi tentang cara membangun bangunan yang aman serta latihan menyelamatkan diri, jalur evakuasi dan penyelamatan.
Baca juga: BMKG Malang : Ada 623 Gempa Guncang Jatim Selama Juli 2026
Lanjut Daryono menyampaikan kegiatan itu juga sebagai salah satu upaya memperkuat kapasitas dan koordinasi lintas sektor, sehingga informasi tentang gempabumi dan peringatan tsunami dapat dipahami oleh masyarakat.
Baca juga: DPRD dan Pemkab Sampang Sahkan KUA-PPAS 2027, Dorong Percepatan Pembangunan
Ia menambahkan pendekatan edukasi ini juga upaya untuk menekan angka korban bencana alam."Harapan kami sampai bisa zero victim, artinya gempabumi boleh terjadi, tapi korban jiwa harus nol," kata dua. (sat)
Editor : Rofiq