Lion Parcel Fokus Garap Pengiriman UMKM dengan Program Inovatif

Reporter : Ferdian

JATIMPEDIA, Surabaya - Lion Parcel terus mempertegas komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Perusahaan logistik yang berada di bawah naungan Lion Group ini menghadirkan berbagai layanan inovatif untuk mempermudah proses pengiriman barang, sekaligus membantu meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

PR & Corporate Communications Lion Parcel, Firda Fitri Agustin mengungkapkan saat ini Lion Parcel memiliki sekitar 7.000 agen di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.000 agen tercatat aktif memberikan layanan kepada masyarakat. "Tingginya minat masyarakat untuk menjadi agen membuat jumlah pendaftar baru terus bertambah, termasuk di Jawa Timur. Namun tidak semua pendaftar bisa langsung diterima karena adanya dinamika buka-tutup agen di lapangan," ujarnya di Surabaya, Kamis (28/8/2025).

Baca juga: Honda AT Family Day Semarakkan 11 Kota di Jawa Timur

Dalam mendukung UMKM, Lion Parcel meluncurkan sejumlah program strategis. Salah satunya adalah PIN Toko, sebuah platform digital gratis yang memudahkan proses order. Dengan layanan ini, pelaku UMKM tidak perlu lagi mencatat manual nama, alamat, nomor telepon, hingga pembayaran pelanggan. Penjual cukup memasukkan katalog produk, kemudian pembeli dapat langsung memilih barang dan membayar melalui virtual account.

Program tersebut dinilai sangat membantu para pelaku social commerce, yang selama ini masih banyak mengandalkan metode manual dalam berjualan. "Melalui PIN Toko, proses transaksi menjadi lebih efisien, praktis, dan minim risiko kesalahan pencatatan," katanya.

Selain itu, Lion Parcel juga menghadirkan COD Ongkir, yaitu layanan di mana ongkos kirim ditanggung langsung oleh perusahaan. Inovasi ini lahir dari hasil riset terhadap pelaku UMKM yang kerap menghadapi kendala, mulai dari keterbatasan tenaga untuk mengurus pengiriman hingga sering salah menghitung ongkos kirim akibat perbedaan berat aktual dengan perhitungan volumetrik. Dengan adanya layanan ini, kerugian UMKM dapat ditekan seminimal mungkin.

Baca juga: Tiga Direksi Baru PDAM Surya Sembada Ditetapkan Pemkot Surabaya

Firda menambahkan, Lion Parcel juga rutin memberikan promo menarik yang berganti secara berkala. Sebelumnya, perusahaan memberikan diskon hingga 20 persen untuk pengiriman paket di bawah satu kilogram. Saat ini, promo yang berlaku adalah pembebasan biaya volumetrik dengan syarat dan ketentuan tertentu. Program promo ini diharapkan dapat meringankan beban biaya logistik UMKM.

Dari sisi pasar, Lion Parcel melayani berbagai segmen, mulai dari B2B, corporate, hingga retail. Menariknya, komposisi pasar antara B2B dan retail relatif seimbang, dengan retail yang masih menjadi penyumbang terbesar. Hal ini menegaskan bahwa UMKM masih menjadi salah satu fokus penting bagi Lion Parcel dalam menjalankan bisnisnya.

Secara nasional, Lion Parcel mencatat pertumbuhan hingga 40 persen pada tahun lalu. Tren positif ini terus berlanjut di tahun berjalan, sekaligus membuktikan bahwa strategi inovatif perusahaan mampu menjawab kebutuhan pasar logistik yang semakin dinamis.

Baca juga: MPM Honda Jatim Siap Hadirkan Semangat Satu HATI di Honda DBL 2026 East Java Series

Namun, tantangan tetap ada. Firda menyebut masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa Lion Parcel hanya melayani pengiriman besar karena berada di bawah payung Lion Group Cargo. Padahal, perusahaan juga melayani pengiriman paket kecil dan mendapat banyak testimoni positif dari pelanggan. "Banyak yang merasakan pengiriman ke luar pulau justru lebih cepat dengan Lion Parcel," katanya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Lion Parcel optimistis bisa terus memperluas kontribusinya terhadap UMKM di Indonesia. Perusahaan berharap program-program yang dijalankan bukan hanya mempercepat pengiriman, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis di pasar nasional maupun internasional. (raf)

Editor : Ferdian

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru