JATIMPEDIA, Malang - Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung dalam Malang jadul 2025 adalah D'mart. Dalam stand inj mengedapankan topeng Malangan sebagai simbol kota Malang.
Stand unik yang menjual berbagai ornamen topeng ini, menarik sejumlah pengunjung, karena pengunjung diberi kesempatan untuk belajar mewarna topeng 3D. Dengan biaya mulai 10 rb hingga 50 ribu ini pengunjung yang belajar mewarna sesuai keinginan, dan topeng hasil karya bisa dibawa pulang. Antusias dari pengunjung yang berminat mewarna topeng ini mulai anak -anak hingga dewasa.
Baca juga: PLN Jatim Perluas Pemanfaatan SPKLU Untuk Mahasiswa UMM
Harapan dari Joko Rendy pemilik sanggar D 'mart, generasi muda bangga dengan buatan Indonesia dan dapat melestarikan budaya topeng Malangan. D'mart sendiri sudah beberapa kali mengadakan event festival melukis dan mewarna topeng mulai dari tahun 2019 hingga saat ini.
Baca juga: BMKG Malang : Ada 623 Gempa Guncang Jatim Selama Juli 2026
"Kami berharap generasi muda bangga dengan buatan Indonesia dan dapat melestarikan budaya, khususnya topeng Malangan." harapnya, Minggu (6/7/2025).
Baca juga: PJT I Atur Akses Kendaraan R4 ke Bendungan Lahor
Beragam hasil dari ornamen topeng Malangan yang dipajang di stand ini, mulai gantungan kecil, topeng mini, lukisan topeng 3 D, kain dengan motif topeng dan juga bros topeng. D'mart merupakan pemrakarsa untuk anak-anak difable ynag ingin berkarya dengan mewarna topeng dan membuat karya lainnya. Bersama difable membangun ekonomi kreatif, ininlah salah satu tujuan mulia D'mart yang bermarkar di Bumiayu.(sat)
Editor : Rizky