Tiap Hari Ada 70 Ribu Transaksi BI-Fast

Jakarta, JP – Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi melalui sistem BI-FAST telah mencapai 700 ribu per hari sejak meluncur pada Desember 2021 sampai sekarang.

“BI-FAST payment, sejak kami luncurkan pada Desember 2022, sekarang setiap harinya 700 ribu transaksi ritel,” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam G20 Advancing Digital Economy and Finance di Bali, Kamis (14/7/2022).

Dia mengatakan, transaksi menggunakan BI-FAST murah hanya Rp2.500 per transaksi. Sementara, biaya transfer tanpa menggunakan BI-FAST mencapai Rp6.500 per transaksi.

“Biaya transaksi hanya Rp2.500, ini sangat-sangat murah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Handayani menjelaskan, perusahaan teknologi finansial (fintech) akan berpartisipasi sebagai peserta BI-FAST pada 2023 mendatang.

Baca Juga  Pengusaha Surabaya Bentuk Incubator Inklusi, Ini Kontribusinya

“Fintech dijadwalkan 2023 untuk partisipasi (BI-FAST),” kata Handayani.

Dia mengatakan, setiap pihak perlu menyiapkan sejumlah dana untuk menjadi peserta. Saat ini, infrastruktur BI FAST baru diperuntukkan bagi perbankan.

“Ada investasi yang harus disiapkan untuk bisa berpartisipasi di BI FAST. Kenapa fintech belum? Karena pelaksanaan BI FAST ditunjukkan untuk perbankan,” kata Handayani.

Nantinya, pelaku fintech bisa langsung mengajukan proposal untuk berpartisipasi dalam BI FAST ketika pendaftaran sudah dibuka oleh BI. Setelah itu, bank sentral akan melakukan mengecek terlebih dahulu apakah infrastruktur fintech itu cukup memadai atau tidak.

“Harapannya ini nanti seluruh pelaku industri bisa memanfaatkan BI FAST karena dengan BI-FAST memfasilitasi transaksi dengan cemumuah atau cepat mudah murah andal,” ujar Handayani.

Baca Juga  Sapa Warga Jatim, SUV Honda Terbaru Keliling Kota

BI mencatat jumlah peserta BI FAST sebanyak 42 bank per 31 Januari 2022. Dengan kata lain, puluhan bank itu menerapkan biaya transfer antarbank cuma Rp2.500.

BI FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran yang disediakan BI yang dapat diakses melalui aplikasi yang disediakan industri sistem pembayaran dalam memfasilitasi transaksi pembayaran ritel bagi masyarakat. (puji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *