Serat Yusup Museum Sunan Drajad Dialihbahasakan Digital

Lamongan,JP – Satu naskah kuno lembaran lontar dengan huruf Jawa kuno yang lebih dikenal dengan Serat Yusup koleksi Museum Sunan Drajat Lamongan berhasil dialihbahasakan dan dialihaksarakan menjadi digital.

Terobosan tersebut dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan

Kepala Disarbud Lamongan Siti Rubikah mengungkapkan upaya pengalihbahasaan dan pengalihaksaraan serat  ini merupakan upaya untuk penyelamatan terhadap naskah kuno yang dimiliki Lamongan terutama koleksi yang ada di Museum Sunan Drajat.

Kegiatan tersebut melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Laksmi Eko Safitri yang turut meneliti Serat Yusup ini mengatakan, naskah ini merupakan karya sastra Jawa pesisiran yang berbeda dengan karya sastra yang berasal dari keraton, karena berkaitan dengan orang-orang Jawa yang tinggal di daerah pesisir, dimana selama ini belum banyak diungkapkan orang.

Baca Juga  Pemkab Lamongan Terus Kawal Ketersediaan Air di Musim Kemarau

“Kita butuh waktu empat bulan untuk mengalihbahasakan dan mengalihaksarakan serat ini, untuk pembukuan produk digitalnya kata dilakukan oleh Dinas Kearsipan Provinsi Jatim,” tuturnya.

Nama Serat Yusup berdasarkan isi teks yang menceritakan tentang kehidupan Nabi Yusuf sebagaimana terdapat pada teks yang serupa di naskah lainnya. Serat Yusup sendiri memiliki sampul dari kayu jati dan isi teksnya ditulis di daun lontar. Teks tersebut tertulis dengan bahasa jawa kuno atau huruf hanacaraka. Serat ini memiliki ukuran panjang 30 cm dan lebar 4 cm.

“Hingga kini, sudah 2 naskah kuno yang telah kami alih bahasakan dan alih aksarakan ke dalam bentuk digital, yaitu Kitab Amjah dan Serat Yusup ini,” ungkapnya.

Baca Juga  2 Siswi Bawean Yang Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Di Jakarta

Seperti diketahui sebelumnya Disparbud Lamongan juga telah mengalihbahasakan dan mengalihaksarakan Kitab Amjah, yaitu kitab kuno koleksi Museum Sunan Drajat. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *