PMK Mereda, Produksi Susu Sapi Tulungagung Meningkat

Tulungagung,JP – Produksi susu sapi perah di Kabupaten Tulungagung mulai meningkat. Ini sejalan dengan masifnya vaksinasi sapi yang terindikasi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan bahwa saat ini penyebaran PMK di Kabupaten Tulungagung semakin terkendali, walaupun jumlah sapi yang terdata terkena PMK mencapai lebih dari 2.500-an ekor.

Maryoto menjelaskan, semakin terkendalinya penyebaran PMK ini tak lepas dari upaya semua stakeholder dalam pendataan, pengobatan maupun pemberian vaksin kepada sapi, babi dan kambing di Tulungagung.

“Jumlah sapi yang dilaporkan terkena PMK sampai saat ini sudah ada di angka 2500an ekor, langsung kita lakukan pengobatan dengan memberikan vitamin dan percepatan vaksinasi di lokasi lokasi rawan penularan,” ujarnya pada Jumat (29/07/2022).

Baca Juga  MPM Honda Jatim Salurkan Beasiswa Pendidikan

Maryoto merinci, indikator lain yang membuat dirinya yakin bahwa kondisi di Tulungagung semakin terkendali adalah semakin sedikitnya laporan dari peternak yang mengeluhkan kondisi kesehatan sapinya, dan semakin meningkatnya produksi susu sapi di lokasi sentra susu sapi yang ada di Tulungagung.

“Dulu saat kondisi parah itu sehari hanya bisa menghasilkan 38 ton susu sapi, padahal normalnya mencapai 44 ton, saat ini hasilnya sudah ada di angka 43 ton perhari, walaupun belum normal tapi sudah mendekati normal,” jelasnya.

Maryoto menegaskan, dengan adanya penambahan ribuan dosis vaksin pencegahan PMK yang telah diterima Pemkab, maka potensi penyebaran PMK bisa semakin ditekan, imbasnya ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk karena PMK, bisa berangsur pulih.

Baca Juga  ITS Surabaya Bergabung Kembangkan Roket R-Han 450 dan RX200-TC

“Kita yakin kondisi ini akan semakin terkendali, apalagi ada tambahan dosis vaksin dengan sasaran ratusan ribu ekor sapi, babi dan kambing,” pungkasnya. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *