Perkuat Usaha Kecil Menengah, Wagub Emil Resmikan BSI UMKM Center

Surabaya, JP – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak Elestianto mengapresiasi BSI UMKM Center di yang didirikan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) . Ini menjadi wujud nyata bank syariah dalam memperkuat usaha kecil dan menengah yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional.

“Kami apresiasi langkah BSI untuk membuka UMKM Center di Jawa Timur. Di era digital seperti sekarang tetap membutuhkan tempat untuk menjadi simbol kebangkitan UMKM, salah satunya dengan UMKM Center,”kata Wagub Emil saat meresmikan BSI UMKM Center di Surabaya, Kamis (21/7).

Dikatakan, inisiatif BSI UMKM Center ini bisa meningkatkan ekosistem UMKM yang sudah terbentuk di Jawa Timur serta memudahkan mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan permodalan untuk berusaha.

Di tempat yang sama Hery Gunardi, Direktur Utama BSI menjelaskan, perseroan telah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM mencapai Rp40,8 Triliun nasional dengan kualitas pembiayaan yang sangat baik. Nilai tersebut sekitar 23,05% dari total portofolio pembiayaan BSI.

Baca Juga  H+2 Puncak Arus Balik, 14 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Stasiun Daop 7

Pasalnya, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional merupakan yang terbesar di antara entitas bisnis lainnya yaitu  mencapai 60,9%. UMKM Center BSI di Surabaya merupakan fasilitas ketiga yang dibangun oleh perseroan, setelah di Yoyakarta (Juni 2022) dan di Provinsi Aceh pada Juni 2022.

“Kami berharap UMKM Center di Jawa Timur ini dapat memperkuat kehadiran BSI sekaligus bermanfaat untuk mendorong usaha kecil dan menengah di grassroot economy hingga naik kelas. Melalui berbagai program pembinaan agar pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnis yang lebih modern, terdigitalisasi bahkan mampu memasuki pasar global. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi pembiayaan pada UMKM dengan berbagai strategi, salah satunya melalui UMKM Center.” kata Hery Gunardi.

Baca Juga  Gerai BreadTalk Ganti Baju Jadi MAKO, Ini Sebabnya

Dijelaskan, kehadiran BSI UMKM Center ini merupakan wujud nyata keberpihakan BSI terhadap sektor UMKM dengan menargetkan pertumbuhan pembiayaan UMKM sekitar 6% pada tahun ini. Visi besar BSI untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM beralasan kuat.

Mengacu data Kementerian Koperasi dan UKM per Maret 2021, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07% atau senilai Rp8.573,89 triliun. Sektor UMKM juga mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42% dari total investasi di Indonesia. Menurut data nasional, jumlah pelaku UMKM pun mencapai 99% dari total usaha di Indonesia.

“UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia perlu terus dikuatkan. Karena di tengah krisis akibat pandemi dan ancaman resesi global, UMKM akan sanget rentan dari sisi permodalan. Langkah ini juga menjadi komitmen dukungan agar UMKM di Tanah Air terus bertumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional di tengah tantangan kondisi ekonomi dan ancaman resesi global,” imbuh Hery.

Baca Juga  Waisak, Gubernur Khofifah Kunjungi Patung ‘Buddha Tidur di Mojokerto

 

Kehadiran ini juga menjadi bagian dari upaya BSI membentuk ekosistem UMKM yang unggul dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha di segmen tersebut. Fasilitas dan layanan di UMKM Center BSI juga diharapkan menjadi wadah bagi pelaku UMKM agar mendapatkan pelatihan, pembinaan, pembiayaan hingga membantu proses pemasaran produk.

Dengan demikian diharapkan pelaku UMKM yang memanfaatkan program tersebut dapat naik kelas dan meningkatkan skala usahanya. Di antaranya melalui optimalisasi potensi bisnis hingga dukungan proses digitalisasi usaha. (eka)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *