Pekerja Keagamaan di Sidoarjo Jadi Peserta BP Jamsostek

Sidoarjo, JP  – BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Cabang Sidoarjo menyerahkan kartu  peserta program BP JAMSOSTEK kepada pekerja keagamaan secara simbolis, Jumat (12/8). Pekerja keagamaan itu meliputi takmir, guru TPQ, pengurus Masjid Jami’ Nurul Islam Sidokerto Buduran Sidoarjo.

Kepala BP Jamspstek Sidoarjo, Novias Dewo Santoso menyebutkan sebanyak 92 Takmir, Guru TPQ, Pengurus Masjid Jami’ Nurul Islam Sidokerto Buduran terdaftar 2 program BPJS Ketenagakerjaan dan merupakan masjid pertama di Kabupaten Sidoarjo yang mendaftarkan secara mandiri seluruh pengurus dan pekerja keagamaan di sekitarnya.
“Bulan Agustus ini seluruh pengurus Masjid Jami’ Nurul Islam Sidokerto Buduran sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan terlindungi dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).” jelas Dewo.
“Mereka yang sudah menjadi peserta, terlindungi mulai saat berangkat bekerja, saat beraktifitas ditempat kerja hingga perjalanan kembali pulang ke rumah, dan jikalau meninggal dunia di luar kegiatan bekerja maka ahli waris akan mendapatkan santunan sebesar 42juta rupiah.” tambah Dewo.
Dewo juga mengapresiasi ketua takmir Masjid Jami’ Nurul Islam yang telah mendaftarkan seluruh pengurusnya menjadi peserta BPJAMSOSTEK dan juga berharap untuk masjid di Kabupaten Sidoarjo yang belum mendaftarkan pengurusnya, untuk dapat bisa menjadi peserta,
“Semoga program ini dapat membantu para takmir, guru TPQ dan pengurus masjid untuk lebih bersemangat dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Mari kita peduli terhadap takmir masjid dan pekerja keagamaan di sekitar kita, jika bukan kita lalu siapa lagi.” pungkas Dewo.
Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sidoarjo Imam Mukozali menyampaikan bahwa ini merupakan langkah untuk memakmurkan masjid khususnya di Kabupaten Sidoarjo, “Masjid Jami’ Nurul Islam Sidokerto merupakan contoh dan inisiasi untuk memakmurkan masjid itu sendiri dengan mendaftarkan seluruh pengurusnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.” kata Imam Mukozali.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Ketua Takmir Masjid Jami’ Nurul Islam Sidokerto H. Munandar, Kepala Desa Sidokerto Ali Nasikin dan seluruh takmir dan pengurus masjid Jami’ Nurul Islam Sidokerto. (sat)
Baca Juga  Apindo Sambut Positif Pencabutan PPKM Oleh Jokowi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *