Pameran Cahaya dari Timur Jadi Ikon Baru Pujon Kidul

Malang, JP – Pameran Seni Rupa “Cahaya Dari Timur” yang berlangsung di Taman Budaya Desa Wisata Pujon Kidul bisa menjadi ikon baru Pujon Kidul. Pesan ini disampaikan Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M saat membuka gelaran Pameran Seni Rupa “Cahaya Dari Timur” di area Desa Wisata Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (23/7) pagi.

Sebanyak 95 karya seni lukisan dari 40 pelukis yang berasal dari Pujon dan sejumlah wilayah di Kabupaten Malang, serta ada juga karya pelukis dari sejumlah kabupaten / kota di Indonesia, serta satu pelukis dari Belanda dipamerkan dalam event yang sedianya digelar sepekan ke depan.

Prosesi pembukaan pameran seni lukis “Cahaya Dari Timur” ditandai dengan pengguntingan untaian pita oleh Bupati Malang didampingi Camat dan Muspika Pujon, Kepala Desa Pujon Kidul, serta Ketua dan para panitia. Sebuah perform art dari salah satu seniman lukis lokal asal Pujon yang diawali coretan tinta dan disaksikan langsung Bupati Malang. Karya lukisan itu diberi judul Bukit Nirwana yang akan dilelang untuk membantu teman seprofesi yang sedang terkena musibah.

Baca Juga  Adu Kreasi Warga Kaliploso Banyuwangi Fashion Sayur

”Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, selamat dan sukses atas terselenggaranya Pameran Seni Rupa ”Cahaya Dari Timur” hari ini. Terima kasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah berperan sehingga kegiatan hari ini dapat terlaksana dengan baik. Sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para seniman dan perupa atas semangatnya dalam mengikuti pameran ini. Desa Wisata Pujon Kidul sudah mendunia, tentunya memang harus banyak atau ada inovasi dalam pengembangannya,” jelas Bupati Malang dalam arahannya.

Ditegaskan Beliau, bahwa bidang pariwisata memang itu tidak boleh stagnan. Kalau stagnan, kata Bupati Malang, dari para wisata yang datang lagi nantinya, Pujon agar tidak dinilai hanya itu-itu saja karena selalu ada yang baru, sehingga berpeluang datang lagi. Maka harus ada inovasi, ketika wisatawan datang lagi, sudah ada yang beda.

Baca Juga  Jumlah Koperasi Aktif di Kabupaten Malang Ada 1.239

Wisatawan tertarik datang lagi ke Pujon, karena ada yang beda lagi dan memang harus begitu dengan terus ada inovasi. Termasuk seni pertunjukkan yang harus dikemas dengan rapi dan indah, maka bisa menjadi sajian atau hiburan khusus bagi para wisatawan.

”Di Pujon Kidul juga harus punya sajian tontonan dan hiburan kesenian yang bisa ditampilkan khusus. Sehingga datang ke sini untuk menikmati keindahan alam Pujon Kidul, nanti bisa menjadi kesan lain dan menambah kenangan dari kesenian tersebut. Kepala Desa terus mencari kearifan lokal dan kesenian lokal yang bisa menjadi kenangan bagi yang datang. Tentunya suatu kesenian yang di daerah atau tempat lain tidak ada. Salah satunya bisa dari para seniman ‘Cahaya Dari Timur’ untuk dikembangkan menjadi ikon, handal yang bisa memberikan sajian menarik,” tambah Bupati Malang.

Baca Juga  Inovasi NK Cafe Kembangkan Inovasi Bibit Tanaman Buah dan Sayur

Dalam kesempatan ini, Bupati Malang juga berbagi pengalaman saat berkunjung ke Pulau Bali, beberapa waktu lalu. Sama halnya di Pujon Kidul, di Bali juga ada sajian para seniman lukis dan saya memberikan coretan pertama kemudian diselesaikan oleh seniman lukis tersebut.

Karena itu, imbuh bupati, pameran “Cahaya Dari Timur” ini juga bisa dikemas di Pujon Kidul agar tamu yang datang berwisata di sini bisa dilukis dengan latar apa yang ada di Pujon Kidul. Jika di Bali juga ada sajian tarian Barongan.

Bupati Malang meminta para seniman bisa menghasilkan lukisan baik dan segalanya bagus sehingga mampu hadirkan promosi dan nuansa tersendiri dari Pujon Kidul.(sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *