Kuartal I/2022 Pelanggan Smartfren Tembus 34,4 Juta

Jakarta, JP – Jumlah pelanggan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) hingga Kuartal I/2022 mengalami pertumbuhan sebesar 22,4%.  Pencapaian pada periode tersebut telah mencapai 34,4 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 28,1 juta.

Dalam bahan paparan perseroan, jumlah tersebut bahkan melonjak hampir tiga kali lipat bila dibandingkan tahun 2018. Di mana, pendapatan rata-rata per pelanggan (average revenue per user/ARPU) sebesar Rp 25.000.

Adapun, pada kuartal I-2022, Smartfren sudah memiliki 42.500 base transceiver station (BTS) dengan jaringan melingkupi di 200 kota. Selain itu, jaringan telekomunikasi 100% 4G LTE-nya pun bisa diakses 24 jam.

Lebih lanjut, kenaikan jumlah pelanggan juga selaras dengan pendapatan perseroan yang meningkat 11,3% dari Rp 2,4 triliun di kuartal I-2021 menjadi Rp 2,6 triliun di kuartal I-2022. Dari sisi pendapatan, perseroan dari tahun ke tahun berhasil meningkatkan performanya. Misalnya saja pada tahun 2018 pendapatan perseroan Rp 5,4 triliun, lalu meningkat menjadi Rp 6,9 triliun di 2019, Rp 9,4 triliun di 2020, dan 2021 telah mencapai Rp 10,4 triliun.

Baca Juga  Bank Indonesia Proyeksikan Layanan Digital Perbankan Tembus Rp 51 Ribu T

Sejalan dengan itu, Smartfren juga berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 25 miliar pada kuartal I-2022 atau tumbuh 106% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mengalami rugi sebesar Rp 397 miliar. Pencapaian ini diraih setelah selama 14 tahun membangun dengan investasi sekitar US$ 4,5-5 miliar.

Padahal kinerja perseroan sempat merugi sejak 2018-2021. Pada 2018, perseroan mengalami kerugian sebesar Rp 3.533 miliar, kemudian Rp 2.197 miliar pada 2019, lalu Rp 1.500 miliar pada 2020, dan pada 2021 kerugian bersih sebesar Rp 410 miliar.

Sedangkan dari sisi EBITDA, perseron juga mencatat pertumbuhan yang signifikan, yaitu sebesar 47% year on year (YoY). Di mana pada kuartal I-2021 EBITDA margin masih di angka 33,5% atau Rp 800 miliar lalu meningkat menjadi 44,3% atau Rp 1,1 triliun pada kuartal I-2022. (sat)

Baca Juga  Khofifah : Festival Gandrung Sewu Jadi Pintu Masuk Wisata Banyuwangi Go International

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *