Konsumsi Listrik di Madura Meningkat, PLN Bangun SKTTT 150 kV

Surabaya, JP – Konsumsi listrik di Pulau Madura yang semakin meningkat kembali menggerakkan PT PLN (Persero) untuk membangun infrastruktur kelistrikan tambahan guna peningkatan daya listrik dari Surabaya ke Madura melalui Jembatan Suramadu dengan membangun Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Kedinding-Tx Bangkalan Sirkit 3 & 4.

Dikunjungi Gubernur Jawa Timur pada 14 Juli 2022 lalu memberikan semangat bagi PLN untuk senantiasa berjuang melistriki Jawa Timur. PLN optimis proses pemasangan kabel ini akan berjalan sesuai direncanakan akan selesai pada tahun 2023.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), Muhammad Ramadansyah mengatakan, penambahan infrastruktur listrik ini sangat dibutuhkan untuk menambah keandalan kelistrikan seiring dengan perkembangan ekonomi dan konsumsi listrik Madura yang kian meningkat.

Baca Juga  Tiket KAI Mudik Lebaran Sudah Terjual 175 Ribu Seat

“Dengan adanya peningkatan keandalan listrik ini nantinya akan menopang dan memperlancar kegiatan masyarakat, baik kegiatan ekonomi untuk peningkatan taraf hidup maupun untuk kehidupan keberagamaan seperti kegiatan pesantren-pesantren yang dalam kesehariannya membutuhkan listrik,” ujar Muhammad Ramadansyah dalam keterangan resminya, Senin (1/8).

Dia menambahkan bahwa jaringan transmisi yang terbentang dari Kedinding hingga Tx Bangkalan di Jembatan Suramadu ini nantinya akan memperkuat kelistrikan Madura.

“Saat ini Listrik Madura disokong dua sirkit Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ujung/Kenjeran – SKTT 150 kV Suramadu 1 & 2 SUTT 150 kV Bangkalan/Gilitimur sehingga untuk menambah keandalan perlu dibangun kembali infrastruktur kelistrikan tambahan,” tegasnya.

Muhammad Ramadansyah menjelaskan, (SKTT) 150 kV  Kedinding-Tx Bangkalan Sirkit 3 & 4 saat ini sedang dalam periode pemasangan kabel SKTT pada lintasan Jembatan Suramadu. Pemasangan kabel ini  menyebabkan terjadinya pengalihan lalu lintas di jembatan Suramadu. Bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur pengalihan lalu lintas di Jembatan Suramadu terpantau lancar.

Baca Juga  Jaga Pasokan Listrik Ramadan, PLN Lakukan Pemeliharaan Kawasan SIER

“Pengalihan lalu lintas roda 2 ke lintasan roda 4 yang dilakukan selama 1 tahun yang dibagi menjadi 2 tahapan yaitu 6 bulan pengalihan untuk arah Surabaya-Madura dan 6 bulan untuk arah sebaliknya,” katanya.

Menurutnya, upaya mitigasi kerap dilakukan PLN untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Pengalihan lalu lintas roda 2 ke roda 4 guna kelancaran pemasangan kabel SKTTpun berjalan lancar berkat dukungan dan koordinasi dengan stakeholder terkait.

“Dibangunnya sirkit 3 dan 4 ini menjadi upaya mitigasi untuk menjaga pasokan dan meningkatkan keandalan kelistrikan. Infrastruktur yang sedang dalam proses pembangunan ini nantinya akan memiliki panjang lintasan 16 kms dan direncanakan akan beroperasi pada tahun 2023,” pungkas Muhammad Ramadansyah. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *