Kediri Lombakan Aneka Masakan Resep Mustika Rasa

Kediri, JP – Lomba masak Mustika Rasa dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno telah sukses digelar. Lomba yang digelar di area wisata Simpang Lima Gumul diikuti oleh 383 tim terdiri dari 1.532 orang peserta, Minggu (17/7).

Acara yang cukup meriah tersebut diawali dengan senam “SICITA” (Senam Indonesia Cinta Tanah Air), karena bertepatan dengan Car Free Day (CFD) masyarakat banyak berkumpul untuk mengikutinya.

Tidak ketinggalan hadir ditengah-tengah masyarakat dan peserta lomba, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Paramana. Sebelum acara lomba masak dimulai, mas Bup sapaan akrabnya sudah keliling melihat kesiapan para peserta.

“Hayo siapa yang sudah yakin menang?”, tanya mas Bupati.

Mas Bup sangat mengapresiasi kesiapan panitia yang mampu menghadirkan peserta sebanyak ini. Tempat yang disediakan pun penuh dengan lautan manusia, ada yang sebagai penonton, suporter dan sebagai peserta.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Optimis Jatim Mampu Jadi Pusat Industri Halal Indonesia

“Kegiatan ini bisa dikatakan festival masak terbesar di Indonesia. Harusnya Museum Rekor Indonesia (MURI) kita undang biar bisa dicatat pada rekor MURI”, terangnya.

“Untuk tahun depan lomba masak Mustika Rasa kita siapkan yang lebih banyak lagi dengan 2.500 orang peserta. Tahun 2023 kita siap penuhi Kawasan Simpang Lima Gumul”, seru Mas Bupati.

Dijelaskan oleh Mas Bupati, Mustika Rasa adalah sebuah resep nusantara yang ditulis ulang oleh bapak proklamator kita Bung Karno dan maka dari itu hari ini kita selenggarakan acara tersebut.

“Harapannya resep-resep Nusantara ini dapat terus dilestarikan sehingga bisa terus dirasakan sampai anak cucu kita nanti”, harapnya

“Saya melihat, masyarakat sangat antusias sekali. Tadi saya melihat seorang ibu yang memasak makanan ikan kuah kuning ternate. Kemudian ada pula yang memasak nasi teri yang katanya kesukaan Bung Karno”, tambahnya.

Baca Juga  Khofifah Gratiskan Naik TransJatim Sehari Saat Perayaan HUT Jatim 12 Oktober

“Kedepan, dari resep-resep ini kita akan pilah-pilah lagi mana yang memungkinkan untuk dijadikan menu UMKM khas Kabupaten Kediri, pungkas Mas Dhito

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *