Inflasi Juli 2022 Capai 0,64 Persen Penyebabnya Cabai Mahal

Jakarta, JP – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Juli 2022 sebesar 0,64% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 111.80. Angka tersebut menunjukkan peningkat dibandingkan realisasi inflasi Juni 2022 sekitar 0,61%. Salahsatu penyebab inflasi adalah kenaikan harga cabai di Indonesia.

Kepala BPS Margo Yuwono memaparkan, dari 90 kota yang dipantau, seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 2,27%. Sementara inflasi terendah terjadi di Pematang Siantar dan Tanjung sebesar 0,04%.

“Pada Juli 2022 terjadi inflasi sebesar 0,64%, atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 111,09 pada Juni 2022 menjadi 111,80,” kata Margo Yuwono dalam pemaparan inflasi Juli 2022, Senin (1/8/2022).

Baca Juga  TPID Banyuwangi dan BI Siapkan Skenario Kendalikan Inflasi

Yuwono memaparkan, inflasi pada Juli 2022 ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga cabai merah, tarif angkutan udara, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, serta cabai rawit.

“Untuk tingkat inflasi tahun kalender 2022 sebesar 3,85%, sementara tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 4,94%. Tingkat inflasi yang 4,94% ini merupakan inflasi tertinggi sejak Oktober 2015, di mana pada saat itu terjadi inflasi sebesar 6,25% secara year-on-year,” ungkap Yuwono. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *