Ciputra Development Raih Pra Penjualan Rp 4 Triliun Hingga Juni 2022

Jakarta, JP – Sepanjang semester pertama 2022, PT Ciputra Development Tbk.  mencatat prapenjualan hampir Rp4 triliun. Hasil itu didapatkan dari prpoyek kerja sama operasi sebanyak Rp2,2 triliun dan dari proyek Rp1,78 sebesar triliun.

“Capaian tersebut naik dari tahun sebelumnya di periode yang sama hanya mencapai 3,56 triliun,” kata Direktur Utama Ciputra Development (CTRA),  Candra Ciputra dalam paparan publik, Rabu (27/7).

Tren produk Rp2 miliar itu paling banyak diminati, kata Candra, bergeser dari tahun sebelumnya di mana segmen hunian di bawah Rp1 miliar dan Rp1 miliar-Rp2 miliar lebih besar.

“Ini menunjukkan memang dalam masa sulit sudah banyak yang cenderung beli di harga rendah, pasarnya first home buyer dan lainnya. Dengan pulihnya ekonomi yang kita lihat dua tahun terakhir sudah sedikit meningkat, jadi market sudah banyak yang untuk investasi atau upgrade rumah yang lebih besar di atas Rp2 miliar jadi tren. Pertanda suatu pemulihan,” jelas Candra.

Baca Juga  Semen Indonesia Bakal Gabung Konsorsium Garap Proyek IKN

Sebelum 2016 CTRA menjual paling banyak di segmen antara Rp2 miliar-Rp5 miliar, tapi karena masa sulit kemarin CTRA merilis produk Rp1 miliar-Rp2 miliar dan di bawah Rp1 miliar yang kemudian berhasil memimpin total penjualan.

Tahun ini, Ciputra menyiapkan sejumlah proyek di antaranya ada di Medan Citra Land Tanjung Morawa yang diperkirakan meluncur kuartal III/2022. Dilanjutkan dengan Citra Land Sampali pada kuartal IV/2022.

Adapun, proyek yang diutamakan tahun ini tersebar di Citraland Surabaya, Citraland Gama city Medan, CitraLand City Losari Makassar, Citra Garden City di Jakarta Barat, Citra Raya Tangerang, Citra Land Tallasa City Makassar, Citra Maja Raya, Citra Grand Semarang, CitraLand Megah Batam, Citra Land Green Lake Surabaya.

Baca Juga  PI Gandeng Industri Asal Jerman Kembangkan Green Hydrogen dan Green Amonia di Kawasan PIM

Pada kuartal pertama 2022, pra penjualan Rp2,23 triliun naik 20,75 persen dibandingkan pada 2021 Rp1,8 triliun. Kemudian, laba operasi pada Maret 2022 mencapai Rp723 miliar, tumbuh 17,3 persen dari tahun sebelumnya Rp616 miliar Adapun, laba bersih CTRA pada kuartal I/2022 naik 72 persen ke Rp421 miliar, dari periode tahun 2021 sebesar Rp243 miliar. (eka/bisnis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *