JATIMPEDIA, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo sepertinya tidak akan menambah jumlah dokter Puskesmas di tahun 2025. Kendati demikian, layanan kesehatan dipastikan tetap optimal seiring dengan pertumbuhan jumlah peserta BPJS.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, Danang Abdul Ghani mengatakan, jumlah dokter di Puskesmas perlu ditambahkan. Hal tersebut jika ada peningkatan jumlah kapitasi atau peserta BPJS di Puskesmas.
Baca juga: Kampung Edukasi Sampah (KES) Sekardangan, Sidoarjo: Saksi Semangat Hijau Siswa SMKN 2 Buduran
"Jika ada penambahan kapitasi (Di Puskesmas, red) maka perlu penambahan jumlah dokter untuk memenuhi rasio kapasitasnya," katanya, Sabtu (16 /11/2024).
Pemenuhan rasio tersebut, demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas. "Menurut aturan yang ada, rasio ideal dokter di Puskesmas adalah satu dokter untuk setiap 5.000 peserta BPJS," jelasnya.
Baca juga: Wabup Mimik Tegaskan Evaluasi Pelaksanaan MBG di Sidoarjo Secara Berkala
Dengan rasio tersebut, tenaga medis di Puskesmas dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara proporsional. Sehingga kualitas pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas dapat terjaga.
Danang mengungkapkan, per September 2024, jumlah dokter yang ada di Puskesmas Sidoarjo tercatat mencapai 197 orang. Angka itu diharapkan dapat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat Sidoarjo.
Baca juga: Blangko Datang, Dispendukcapil Sidoarjo Pastikan Pencetakan Dokumen KTP Bisa di Kecamatan
Meskipun belum ada keputusan final terkait penambahan jumlah dokter, Dinkes Sidoarjo memonitor perkembangan jumlah peserta BPJS yang terus bertambah.
"Kami masih menunggu petunjuk resmi mengenai kebijakan penambahan dokter," katanya mengakhiri. (ind)
Editor : Taufiq