JATIMPEDIA, Gresik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar sosialisasi intensif program subsidi LPG 3 kg dan pertalite di Kantor Bupati Gresik, Rabu (21/8). Kegiatan sosialisasi ini hasil kolaborasi bersama Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Timur, Dinas ESDM Jawa Timur dan Pertamina Patra Niaga Jatombalinus, pada Rabu (21/8/2024).
Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi energi ini sampai ke pihak-pihak yang membutuhkan.
Baca juga: Harga BBM Pertamina Naik, Dexlite dan Pertamina Dex Melonjak hingga Rp4.050 per Liter
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil dalam sambutanya mengungkapkan kekhawatirannya mengenai masih maraknya penyalahgunaan dalam penggunaan LPG subsidi 3 Kg.
“Kami menemukan bahwa masih banyak masyarakat yang seharusnya tidak berhak, seperti kelompok yang tergolong mampu masih menggunakan LPG 3 kg. Hal ini juga berlaku untuk penggunaan BBM pertalite,” ujarnya.
Dikatakan, berdasarkan Perpres 104/2007 dan 38/2019, serta surat edaran Direktorat Jenderal Migas No. B-2361/MG.05/DJM/2022, subsidi LPG 3 Kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani. Namun, masih ada laporan bahwa sektor-sektor seperti hotel, restoran, dan usaha binatu juga menggunakan LPG subsidi tersebut.
Baca juga: Pertamina Perkuat Konservasi Pesisir Gresik, 1.000 Mangrove Ditanam di Pangkah Wetan
Di tempat yang sama Sub Koordinator ESDM, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup, Sony Suryono, menegaskan pentingnya pemantauan untuk menindaklanjuti penyalahgunaan ini.
“Kami bersinergi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan di lapangan agar penggunaan LPG 3 Kg dan BBM pertalite benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Baca juga: Gresik Merdeka Carnival Disambut Meriah Warga Kota Pudak
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap bahwa aparatur sipil negara (ASN) dari OPD dan Kecamatan. Serta para agen LPG, akan lebih proaktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan subsidi energi yang sesuai dengan ketentuan.
Harapannya upaya ini dapat meningkatkan kepatuhan dan memastikan bahwa subsidi energi benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. (ind)
Editor : indri fitria