JATIMPEDIA, Jakarta - PT Pertagas Niaga yang merupakan subsidiary PT Pertamina Gas, memasok kebutuhan Compressed Natural Gas (CNG) untuk Perum Perhutani Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Industri Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Jawa Barat dan Banten.
Direktur Utama Pertagas Niaga Aminuddin dalam keterangan di Jakarta, Senin mengatakan bahwa Pertagas Niaga (PTGN) berkomitmen akan menyalurkan sumber energi yang ramah lingkungan.
Baca juga: Harga BBM Pertamina Naik, Dexlite dan Pertamina Dex Melonjak hingga Rp4.050 per Liter
Menurut Aminudin, pihaknya mendukung bisnis Perum Perhutani dalam mengoptimalkan pengelolaan hasil hutan bukan kayu, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis atas pengelolaan hasil hutan selain kayu bagi Perum Perhutani.
"Ke depan, PTGN berharap dapat terus menjadi mitra strategis Perum Perhutani dalam menyuplai gas bagi unit usaha Perum Perhutani lainnya sehingga bisnis kami bisa berkembang secara berkelanjutan," ujar Aminuddin.
Baca juga: Potensi 11,3 Miliar BOE, PHR Langsung Tancap Gas Kembangkan Shale Oil
Dikatakan, penandatanganan Perjanjian Jual Beli Compressed Natural Gas (CNG) dengan Perum Perhutani KBM HHBK Jawa Barat dan Banten dilakukan di Sindangwangi, Jawa Barat pada pekan lalu.
Pada kesempatan tersebut, Kadiv Komersial Perum Perhutani HHBK Herdiyan menyampaikan bahwa Perum Perhutani terus berupaya menjaga kelestarian hutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Baca juga: Pertamina Perkuat Konservasi Pesisir Gresik, 1.000 Mangrove Ditanam di Pangkah Wetan
"Kerja sama antara Pertagas Niaga dan Perum Perhutani ini adalah bentuk sinergi yang sangat positif antara sektor energi dan kehutanan," kata Herdiyan.
Herdiyan menambahkan, dengan adanya pengaliran gas CNG sebesar volume lebih kurang 2.200m3/hari, diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. (raf)
Editor : Ferdian