Pemkab Sampang Siapkan Pengajuan Tambahan Kuota Pertalite dan Solar

Reporter : Satriyo
Penyaluran Pertalite di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sampang mengalami peningkatan.

JATIMPEDIA, Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, tengah menyiapkan pengajuan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kepada BPH Migas. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kekurangan pasokan hingga penghujung 2026.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Sampang, Kustantinah, menyebutkan bahwa berdasarkan hasil perhitungan sementara, kebutuhan tambahan Pertalite diperkirakan mencapai 340 kiloliter. Adapun untuk jenis solar, kekurangannya diprediksi berada di kisaran 790 hingga 800 kiloliter.

Baca juga: Bupati Sampang Harap Produk UMKM Bersaing di Ritel Modern

Hal tersebut disampaikan Kustantinah dalam dialog Sampang Menyapa, Selasa (3/11/2026). Ia mengatakan, pemerintah daerah akan mengusulkan penambahan kuota setelah melakukan penghitungan terhadap realisasi penyaluran dan proyeksi kebutuhan BBM hingga akhir tahun.

Menurutnya, meningkatnya konsumsi Pertalite turut dipengaruhi oleh pergeseran pengguna dari Pertamax ke BBM bersubsidi tersebut, menyusul kenaikan harga bahan bakar nonsubsidi. Dampaknya, penyaluran Pertalite di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami peningkatan.

Baca juga: Harga BBM Pertamina dan BP-AKR di Jawa Timur 1 November 2026, Tidak Naik 

Kustantinah menambahkan, pengajuan tambahan kuota BBM biasanya dilakukan menjelang akhir tahun. Pasalnya, kebutuhan bahan bakar masyarakat berpotensi meningkat selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Dari proyeksi yang ada, kekurangan Pertalite kurang lebih 340 kiloliter, kemudian solar sekitar 800 kiloliter. Nanti akan kami ajukan tambahan kuota ke BPH Migas,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Sampang Tekankan Penyaluran BLT DBHCHT 2026 Tepat Sasaran

Ia menegaskan, Pemkab Sampang akan terlebih dahulu mencocokkan data penyaluran dengan perkiraan kebutuhan masyarakat sebelum mengajukan tambahan alokasi.

Pemkab Sampang berharap usulan tersebut dapat direalisasikan sehingga kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi hingga akhir 2026. Meski demikian, penambahan kuota masih bergantung pada proses pengajuan serta keputusan BPH Migas.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru