JATIMPEDIA, Surabaya - Pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga perlu membekali siswa dengan kompetensi pendukung, kedisiplinan, komunikasi, dan kesadaran keselamatan. Hal tersebut tercermin dari prestasi SMK Islam Krembung, Sidoarjo, sekolah binaan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), yang berhasil meraih tiga penghargaan dalam Cari Aman Academy 2026 tingkat nasional di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang, pada 6–8 Oktober 2026.
Tiga penghargaan tersebut meliputi Juara 3 Best School, Juara 3 kategori Guru atau Task Force yang diraih Andra Diah, serta Juara 1 Agent Award kategori siswa yang diraih Deca Auliya Putri. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus menunjukkan peran aktif guru dan siswa dalam mengembangkan edukasi keselamatan berkendara di lingkungan pendidikan.
Baca juga: MPM Honda Jatim Lepas Perwakilan Bikers Menuju Honda Bikers Day 2026
Kepala SMK Islam Krembung, Rudi Hariyanto, M.P., M.Pd., mengatakan bahwa pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus mengembangkan kompetensi siswa dan guru melalui berbagai kegiatan pembelajaran.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah. Penghargaan yang diraih siswa dan guru menunjukkan bahwa pembelajaran dapat berkembang melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk edukasi keselamatan berkendara. Kami berharap pencapaian ini dapat memotivasi siswa dan guru untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.
Cari Aman Academy 2026 merupakan bagian dari pembinaan keselamatan berkendara yang dilakukan secara berkelanjutan bersama sekolah mitra Honda. Pada tingkat nasional, kegiatan ini diikuti 570 peserta yang terdiri dari 190 guru dan 380 siswa dari 38 sekolah Honda Safety Riding Partner di berbagai wilayah Indonesia.
Baca juga: MPM Honda Jatim Kembali Lulus Audit Renewal ISO 9001:2015, Perkuat Standar Mutu Pengelolaan Gudang
Sebelum mengikuti kompetisi nasional, peserta mendapatkan pembekalan melalui Cari Aman Academy Bootcamp yang digelar oleh jaringan Honda di masing-masing wilayah sepanjang Agustus hingga September 2026. Di Jawa Timur, MPM Honda Jatim secara berkelanjutan melakukan pembinaan Agent Safety Riding di sekolah binaan Honda, termasuk SMK Islam Krembung, SMK 2 Krian, dan SMKN 5 Surabaya. Ketiga sekolah tersebut memiliki Agent Safety Riding yang dibina untuk turut menyampaikan edukasi keselamatan berkendara di lingkungan sekolah dan kepada teman sebaya.
Dalam kompetisi nasional, peserta diuji melalui aspek pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas. Salah satu tantangan yang diikuti Deca Auliya Putri adalah menyampaikan materi #Cari_Aman 5P+ secara komunikatif dan mudah dipahami. Pengalaman tersebut mendorong siswa untuk tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu menyampaikan pesan keselamatan kepada lingkungan sekitarnya.
Pembinaan Agent Safety Riding menjadi bagian dari upaya MPM Honda Jatim untuk mendorong keterlibatan siswa dalam menyebarkan edukasi keselamatan berkendara. Melalui peran tersebut, siswa belajar berkomunikasi, membangun kepedulian, serta mengajak teman sebaya menerapkan perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Baca juga: MPM Honda Jatim Gelar Kopdar Keliling Road to Honda Bikers Day 2026 di Sejumlah Kota
Bagi MPM Honda Jatim, penguatan kompetensi siswa dan guru menjadi bagian dari pembinaan pendidikan vokasi yang dilakukan bersama sekolah. Selain pembelajaran teknis sepeda motor, pembinaan juga diarahkan pada pengembangan kemampuan komunikasi, kedisiplinan, kepedulian terhadap keselamatan, serta kemampuan menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata.
Hingga 2026, MPM Honda Jatim telah membina 100 SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Honda di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. Pembinaan ini menjadi bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk menghadirkan proses belajar yang relevan dengan kebutuhan siswa, sekaligus mempersiapkan generasi vokasi yang memiliki keterampilan teknis dan kompetensi pendukung secara seimbang.
Editor : Arif