JATIMPEDIA, Tangerang - Zurich bersama MUFG Indonesia, Danamon, Adira Finance, dan Home Credit menggelar aksi pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui program “Sayang Bumiku” di Tanjung Pasir, Tangerang.
Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 sukarelawan dari Zurich dan sejumlah entitas dalam ekosistem jasa keuangan MUFG Group. Berbagai aksi dilakukan, mulai dari penanaman 1.000 pohon mangrove, bersih-bersih pantai, edukasi literasi keuangan, hingga dukungan bagi sektor pendidikan dan pengembangan ekonomi masyarakat setempat.
Baca juga: Zurich Syariah Raih Rp1,4 miliar dari Asuransi Perjalanan Haji
Penanaman 1.000 mangrove tersebut diperkirakan dapat menyerap sekitar 12,3 ton karbon dioksida (CO₂) per tahun saat pohon tumbuh optimal. Selain berkontribusi terhadap penyerapan karbon, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mengurangi abrasi, serta membantu masyarakat beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim.
Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Musi Samosir, mengatakan bahwa upaya membangun ketahanan masyarakat perlu dilakukan dengan mempersiapkan mereka menghadapi risiko saat ini maupun tantangan pada masa mendatang.
Menurutnya, program Sayang Bumiku menjadi salah satu upaya Zurich untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan melalui pelestarian lingkungan, peningkatan literasi keuangan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
“Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta lingkungan sekitar,” kata Musi, Jumat (16/10/2026).
Pelaksanaan program ini turut menggandeng Seasoldier Foundation, organisasi yang telah mendampingi masyarakat pesisir Tanjung Pasir sejak 2018.
Founder & Executive Director Seasoldier Foundation, Nadine Chandrawinata, menyampaikan bahwa restorasi kawasan pesisir tidak hanya bertujuan memulihkan fungsi alam, tetapi juga membangun masa depan masyarakat pesisir yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Ia menilai, keberhasilan pemulihan ekosistem membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar ekosistem pesisir dapat pulih, terjaga, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bersama Zurich dan MUFG Group, kami berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan Indonesia,” ujar Nadine.
Selain kegiatan pelestarian lingkungan, Zurich juga memberikan perangkat pendidikan untuk mendukung proses belajar-mengajar di Sekolah Rumpin.
Dukungan turut diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal berbasis mangrove melalui penyediaan perlengkapan usaha dan sarana promosi produk. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas usaha masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui program Sayang Bumiku, Zurich dan entitas MUFG Group berupaya mengintegrasikan aksi lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung keberlanjutan kawasan pesisir dan perekonomian warga setempat.
Editor : Rizky