JATIMPEDIA, Probolingo - Pemerintah Kota Probolinggo mendorong pengembangan kawasan pesisir menjadi rangkaian destinasi wisata yang saling terhubung. Pantai Permata, Bee Jay Bakau Resort (BJBR), dan kawasan T10 JLU disiapkan untuk memperkuat pilihan wisata berbasis lingkungan di Kota Probolinggo.
Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang Festival Mangrove yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026. Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari meninjau kerja bakti di kawasan Pantai Permata beberapa waktu lalu.
Baca juga: Pemkot Probolinggo Ajak Investor Arab Saudi Bangun Rumah Sakit di Kota Probolinggo
Dokter Aminuddin mengatakan Festival Mangrove menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pesisir Kota Probolinggo sekaligus mendorong keterhubungan antardestinasi.
“Pantai Permata ini akan menjadi salah satu spot yang dipercaya oleh pemerintah provinsi melalui Perhutani untuk menjadi tempat kegiatan festival mangrove pada tanggal 3 November. Salah satu lokasinya di Pantai Permata, kemudian ada juga di BJBR,” ujarnya, Senin (12/10/2026)
Menurutnya, persiapan festival masih berjalan. Namun, pemerintah kota tidak ingin kegiatan tersebut hanya menjadi agenda sesaat. Potensi kawasan pesisir diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan sebagai destinasi wisata.
Baca juga: Calon Jemaah Haji Probolinggo Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Konektivitas Pantai Permata, BJBR, dan T10 JLU dinilai dapat memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung. Wisatawan tidak hanya datang ke satu lokasi, tetapi dapat melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi yang berada dalam satu kawasan.
Pemkot juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir. Kerja bakti yang dilakukan di Pantai Permata menjadi salah satu langkah awal memastikan kawasan tetap bersih dan siap menerima wisatawan.
Baca juga: Pemkab Probolinggo Perketat Lokasi Yang Kerap Dijadikan Prostitusi Liar
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Pemkot Probolinggo berharap pengembangan wisata pesisir dapat dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kebersihan, kelestarian lingkungan, serta keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari keberlanjutan destinasi.
Editor : Rofiq