JATIMPEDIA, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menekankan pentingnya dukungan kendaraan niaga yang andal untuk menunjang pertumbuhan sektor industri dan perdagangan. Sebagai salah satu kawasan industri di Sidoarjo membutuhkan sarana transportasi yang mampu mendukung kelancaran distribusi barang serta operasional pelaku usaha, mulai dari industri manufaktur hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengatakan dinamika perkembangan industri di wilayahnya perlu diimbangi dengan ketersediaan kendaraan operasional yang memiliki daya tahan, efisiensi, dan performa yang baik.
Baca juga: Hingga September 2026, Angkutan Petikemas KAI Capai 4,44 Juta Ton
Menurutnya, armada niaga menjadi salah satu faktor pendukung keberlangsungan usaha, terutama bagi pelaku bisnis yang mengandalkan transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Sebagai kota industri, Sidoarjo membutuhkan dukungan armada yang tepat. Saya pribadi sudah lebih dari 30 tahun menggunakan truk Mitsubishi Fuso untuk operasional usaha. Mesinnya bandel, kuat. Performanya aman dan suku cadangnya sangat mudah didapat,” ujar Mimik.
Ia berharap hubungan antara produsen kendaraan niaga dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat melalui kerja sama yang berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung perkembangan dunia usaha sekaligus memperkokoh perekonomian lokal.
“Saya ucapkan terima kasih. Semoga sukses dan bisa bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” lanjutnya.
Sementara itu, Branch Manager Coordinator Jawa Timur PT Dipo Internasional Pahala Otomotif, Daru Harti, menyebut Sidoarjo memiliki posisi strategis dalam mendukung pergerakan ekonomi Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap kendaraan niaga yang berkualitas menjadi bagian penting bagi keberlangsungan usaha di berbagai sektor.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Bekali Warga Keterampilan Mekanik Motor
Daru menjelaskan, PT Dipo Internasional Pahala Otomotif berupaya memberikan dukungan tidak hanya melalui penyediaan kendaraan, tetapi juga dengan membangun kemitraan bersama para pelaku usaha. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Fuso Mosaic Campaign 2026 yang mengangkat pentingnya kualitas, keandalan, dan kenyamanan kendaraan niaga.
“Kami di Dipo Sidoarjo tidak hanya menawarkan kendaraan niaga, tetapi juga hadir sebagai mitra kerja yang siap mendukung setiap perjalanan usaha para pengusaha. Melalui Fuso Mosaic Campaign 2026, kami mengajak para pelaku usaha untuk kembali kepada kualitas, keandalan, dan kenyamanan yang telah teruji,” tutur Daru.
Ia menambahkan, kemajuan ekonomi daerah merupakan hasil keterlibatan berbagai pihak yang saling mendukung, mulai dari pelaku usaha, tenaga kerja, hingga penyedia sarana transportasi. Hubungan tersebut diibaratkan sebagai kepingan mosaik yang membentuk satu kesatuan dan memperkuat fondasi perekonomian.
Baca juga: Bupati Subandi Instruksikan Pelebaran Jalan Simpang Jabon Sidoarjo
Daru juga menyampaikan apresiasi kepada para konsumen yang telah mempercayakan kebutuhan kendaraan niaganya kepada Mitsubishi Fuso dalam jangka panjang, termasuk Mimik Idayana dan keluarganya yang telah menggunakan kendaraan tersebut selama lebih dari tiga dekade.
“Sudah 30 tahun Mbak Mimik. Sebelum nikah sampai sudah nikah. Bisnis usahanya Mas Rahmat ini juga pakai Mitsubishi. Waktu itu Colt Diesel ya Mas Rahmat? Terima kasih, tetap setia,” kata Daru.
Melalui penguatan kemitraan antara pemerintah daerah, penyedia kendaraan niaga, dan pelaku usaha, dukungan terhadap sektor industri serta perdagangan di Sidoarjo diharapkan semakin optimal. Ketersediaan armada yang sesuai kebutuhan dinilai dapat membantu menjaga kelancaran operasional usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Editor : Arif