JATIMPEDIA, Surabaya - Menjadi atlet bukan hanya tentang latihan keras dan mengejar prestasi. Di balik setiap pertandingan, ada kondisi fisik yang harus dijaga, cedera yang perlu ditangani, hingga proses pemulihan yang tidak boleh diabaikan.
Kebutuhan tersebut menjadi perhatian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Untuk memperkuat dukungan kesehatan bagi atlet dan pelatih, KONI Jatim menggandeng PT Pelindo Husada Citra melalui RS PHC Surabaya.
Baca juga: Koni Sidoarjo Targetkan Dua Besar dalam Porprov Jatim 2027
Kerja sama pelayanan kesehatan rujukan itu dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani di Surabaya, Jumat (25/9/2026), oleh Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil dan Direktur Operasional RS PHC Surabaya dr. Ikawati.
Kesepakatan tersebut berlaku selama 24 bulan, mulai 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2028, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Melalui kerja sama ini, atlet dan pelatih KONI Jawa Timur yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memperoleh layanan kesehatan rujukan di RS PHC Surabaya sesuai ketentuan penjaminan.
Layanan yang disiapkan cukup beragam, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat jalan dan rawat inap, hingga tindakan One Day Care (ODC), One Day Surgery (ODS), pemeriksaan laboratorium, radiologi, serta pelayanan obat-obatan.
Namun, dukungan kesehatan bagi atlet tidak berhenti ketika cedera terjadi.
RS PHC Surabaya juga menyediakan Sport and Wellness Clinic yang dirancang untuk mendukung kebutuhan olahraga, mulai dari pencegahan cedera, penanganan cedera olahraga, rehabilitasi fisik, hingga menjaga kebugaran dan meningkatkan performa atlet.
Bagi KONI Jatim, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan olahraga prestasi. Sebab, menjaga atlet tetap sehat dan bugar sama pentingnya dengan menangani mereka ketika mengalami cedera.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya KONI Jawa Timur memperkuat dukungan terhadap atlet dan pelatih. Aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam pembinaan olahraga prestasi, sehingga kami membutuhkan dukungan fasilitas dan layanan kesehatan yang dapat menunjang kebutuhan atlet, termasuk dalam penanganan dan pencegahan cedera,” kata Muhammad Nabil.
Baca juga: Matangkan Persiapan PON 2028, MPI Jatim Bangun Venue Latihan
Dukungan RS PHC Surabaya juga akan hadir di berbagai kegiatan olahraga. Dalam kesepakatan tersebut, rumah sakit menyediakan satu tim medis secara gratis untuk kegiatan olahraga yang diselenggarakan cabang olahraga anggota KONI Jawa Timur di wilayah Jawa Timur, dengan koordinasi terlebih dahulu.
Selain pendampingan di lapangan, edukasi kesehatan juga menjadi bagian dari kerja sama. RS PHC Surabaya akan memberikan edukasi kepada KONI Jawa Timur sedikitnya setiap enam bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.
Pengurus dan staf KONI Jatim juga mendapatkan Corporate Wellness Program berupa mini medical check setiap enam bulan. Pendampingan pelayanan kesehatan bagi pengurus KONI Jawa Timur beserta keluarganya turut masuk dalam cakupan kerja sama.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi KONI Jawa Timur, khususnya atlet dan pelatih. Selain pelayanan medis dan rujukan, kami juga memiliki Sport and Wellness Clinic yang dapat mendukung kebutuhan pencegahan cedera, pemulihan, rehabilitasi, dan kebugaran atlet,” kata Direktur Operasional RS PHC Surabaya dr. Ikawati.
Dalam pelaksanaannya, KONI Jawa Timur dapat terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada RS PHC Surabaya mengenai kesiapan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan pasien.
Baca juga: Dukung Porprov Jatim, Jatim Park Group Serahkan 20.000 Voucher Diskon
Atlet dan pelatih yang mendapatkan pelayanan melalui kerja sama tersebut harus menunjukkan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sesuai identitas. Pelayanan selanjutnya diberikan berdasarkan kepesertaan dan ketentuan penjaminan yang berlaku.
Sementara itu, peserta yang tidak terdaftar atau tidak memenuhi ketentuan BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan pelayanan dengan status pasien tunai. Adapun biaya yang ditanggung BPJS Ketenagakerjaan mengikuti ketentuan penjamin, dengan proses penagihan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kerja sama ini memperluas dukungan kesehatan dalam pembinaan olahraga prestasi di Jawa Timur. Bukan hanya hadir ketika atlet mengalami cedera, layanan tersebut juga diarahkan pada upaya menjaga kebugaran, mencegah cedera, mempercepat pemulihan, serta mendampingi atlet agar dapat terus menjalani aktivitas olahraga secara optimal.
Dengan begitu, perjalanan menuju prestasi tidak hanya ditopang oleh latihan dan kompetisi, tetapi juga oleh perhatian terhadap kondisi atlet dari sebelum bertanding hingga kembali pulih.
Editor : Eka Sapto