RSH Banyuwangi Buka Layanan Penyakit Dalam dan Bedah Hewan

Reporter : Satriyo
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meresmikan unit tersebut dalam rangkaian peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 di RSH Banyuwangi

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Rumah Sakit Hewan (RSH) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meningkatkan layanan kesehatan hewan dengan menghadirkan unit khusus penyakit dalam dan bedah hewan.

Unit layanan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga. Kehadirannya melengkapi layanan kesehatan hewan yang sebelumnya telah tersedia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap penanganan medis hewan yang lebih spesifik.

Baca juga: Pejabat Pemkab Banyuwangi Bakal Jalani Tes Urine dari BNNK

“Unit tambahan ini melengkapi layanan kesehatan hewan yang sebelumnya sudah ada,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meresmikan unit tersebut dalam rangkaian peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 di RSH Banyuwangi.

Menurut Ipuk, pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Banyuwangi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hewan sekaligus memperkuat RSH Banyuwangi sebagai fasilitas kesehatan hewan rujukan.

Keberadaan unit khusus ini dinilai penting karena wilayah Banyuwangi dikelilingi tiga taman nasional yang menjadi habitat beragam jenis fauna.

“Tentu ini akan menunjang kinerja BKSDA dan teman-teman taman nasional terkait penanganan fauna. Kalau terjadi kasus terhadap hewan tertentu, harapan kami akan memudahkan dan mempercepat penanganannya,” ujar Ipuk.

Baca juga: Baru Pasar Banyuwangi Kini Jadi Jujugan Warga dan Wisatawan

Dekan FIKKIA Universitas Airlangga Rahadian Indarto Susilo mengatakan unit layanan penyakit dalam dan bedah hewan dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan penanganan medis secara lebih spesifik.

“Salah satu contohnya, unit ini bisa melayani operasi melahirkan bagi hewan yang tidak bisa melahirkan secara normal, lalu ada juga operasi tumor atau patah tulang,” katanya.

Unit tersebut memiliki lima bidang layanan, yakni penyakit dalam, bedah, reproduksi, nutrisi, dan patologi anatomi.

Baca juga: AirNav Serahkan Bantuan Turbin PLTMH untuk Kampung Terpencil di Banyuwangi

Untuk mendukung pemeriksaan dan penanganan pasien, layanan ini dilengkapi sejumlah peralatan medis, di antaranya hematology analyzer, pemeriksaan kimia darah, ultrasonografi (USG), X-Ray, pemeriksaan histopatologi, serta pemeriksaan parasit.

Layanan khusus tersebut juga diperkuat dengan tenaga dokter hewan yang memiliki keahlian di berbagai bidang, sehingga penanganan kasus kesehatan hewan dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru