JATIMPEDIA, Malang – Kondisi udara kabur dan kabut/asap diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Kota Malang. Kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang pengendara, sehingga pengguna sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di jalan.
PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, mengingatkan pengendara untuk menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi lingkungan. Jarak pandang yang terbatas membuat pengendara membutuhkan waktu lebih untuk mengenali kendaraan, pejalan kaki, maupun kondisi jalan di depan.
Baca juga: Serunya LAKI CODE di Malang, Adu Adrenalin hingga Night Ride Bareng Honda Vario Evo 160
Safety Riding Instructor MPM Honda Jatim, Hari Setiawan, mengatakan kondisi udara kabur tidak hanya membuat pandangan pengendara terbatas, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan dalam mengantisipasi situasi di jalan.
“Ketika jarak pandang berkurang, pengendara perlu lebih fokus dan memberikan ruang aman lebih besar. Jangan memaksakan kecepatan karena kondisi jalan yang terlihat jelas dari dekat belum tentu dapat diantisipasi dengan baik,” ujar Hari.
Berikut beberapa tips berkendara yang dapat diterapkan saat menghadapi kondisi udara kabur atau kabut/asap:
1. Kurangi kecepatan
Sesuaikan kecepatan dengan jarak pandang. Semakin terbatas pandangan, semakin banyak waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi terhadap situasi di depan.
2. Jaga jarak aman
Hindari berkendara terlalu dekat dengan kendaraan di depan. Berikan ruang yang cukup agar pengendara memiliki waktu untuk melakukan pengereman ketika terjadi perubahan situasi.
Baca juga: MPM Honda Jatim Bekali 90 Bikers di Malang Dengan Safety Riding dan Basic Life Support
3. Pastikan lampu berfungsi optimal
Periksa kondisi lampu utama, lampu belakang, dan lampu sein sebelum berkendara. Gunakan lampu sesuai kebutuhan agar keberadaan sepeda motor lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
4. Fokus pada kondisi di sekitar
Hindari penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian. Saat jarak pandang terbatas, konsentrasi penuh diperlukan untuk membaca kondisi lalu lintas.
5. Gunakan perlengkapan berkendara
Tetap gunakan helm ber-SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Jika kondisi udara membuat mata tidak nyaman, gunakan perlindungan mata yang tetap memberikan visibilitas dengan baik.
6. Pilih waktu dan rute dengan bijak
Jika kondisi udara semakin pekat dan jarak pandang sangat terbatas, pertimbangkan untuk menunda perjalanan sejenak atau memilih rute dengan kondisi yang lebih aman.
“Prinsipnya, jangan hanya melihat apakah kendaraan masih bisa berjalan. Pastikan kita juga memiliki jarak pandang dan waktu yang cukup untuk mengantisipasi situasi. Tetap #Cari_Aman dan sesuaikan gaya berkendara dengan kondisi jalan,” tambah Hari.
MPM Honda Jatim mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu memprioritaskan keselamatan, melakukan pengecekan kendaraan sebelum berkendara, serta memantau kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Editor : Rofiq