Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Guru, Ini Yang Dilakukan Pemkab Banyuwangi

Reporter : Satriyo
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani

JATIMPEDIA, Banyuwangi  -Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, terus melakukan upaya meningkatkan kompetensi para guru yang menjadi ujung tombak mutu pendidikan di daerah itu melalui kegiatan seminar pendidikan nasional.

"Kami harap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas dan profesionalisme serta peran guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan agar semakin adaptif terhadap dinamika zaman dan kebutuhan anak didik di era digital saya ini," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Sabtu.

Baca juga: Pemkab Banyuwangi Jamin Biaya Pendidikan Anak Korban KM Virgo

Seminar yang digelar di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, itu digelar atas kerja sama Pemkab Banyuwangi dan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (IKA FIP UNJ).

Kegiatan itu menghadirkan sejumlah praktisi pendidikan sebagai narasumber, di antaranya Dr. Cecep Kustandi (Wakil Dekan II FIP UNJ), Dr. Dudung Abdul Qodir (Sekjen PB PGRI/Ketua IKA FIP UNJ), serta Dr. Alfian (Plt. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi).

Dalam kesempatan itu, dia juga mengajak seluruh insan pendidikan Banyuwangi untuk berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas dan inklusif serta terus meningkatkan kemampuannya.

Baca juga: Bangun Daerah Tak Cukup Cuma Megah, Banyuwangi Gandeng IAI Jatim

Selain itu, Bupati Ipuk mendorong agar guru dan kepala sekolah dapat menciptakan ruang dan suasana belajar yang lebih nyaman, inklusif dan dapat membangkitkan kreativitas anak.

"Guru tidak boleh berhenti belajar, upgrade terus skill dan kompetensi, termasuk di bidang teknologi. Guru harus bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas di sekitar sekolah, hingga orang tua sebagai partner, sehingga pendidikan yang diberikan semakin berkualitas dan membangun kreativitas siswa," ujar dia.

Ipuk menambahkan, perubahan zaman yang sangat pesat menuntut dunia pendidikan untuk bertransformasi dari sistem konvensional menuju pembelajaran yang fleksibel dan berbasis digital.

Baca juga: KAI Logistik Siapkan Kereta Pengangkut Ternak dan Hasil Tani Banyuwangi-Jakarta

Seminar yang mengusung tema "Transformasi Guru Masa Depan dan Masa Depan Guru Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua" tersebut, diikuti sebanyak 350 orang peserta, terdiri atas para guru, peserta kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, tenaga kependidikan, hingga pemerhati dan praktisi pendidikan.

Dalam kegiatan itu, selain berbagi tentang pembelajaran di era digital dan penguatan karakter anak, pihak penyelenggara juga membuka sesi diskusi bersama para peserta. Selain itu, narasumber juga berbagi tips tentang bagaimana menjadi pendidik yang berkualitas.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru