JATIMPEDIA, Malang - Perum Bulog Cabang Malang memastikan ketersediaan stok beras untuk kebutuhan masyarakat masih dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras kualitas medium yang dikuasai Bulog mencapai sekitar 86 ribu ton.
Kepala Perum Bulog Cabang Malang, M Nurjuliansyah Rachman mengatakan, stok tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan dengan mempertimbangkan rata-rata penyaluran setiap bulan.
Baca juga: Triwulan III-2026 Pelanggan Stasiun Malang Tembus 1,66 Juta
“Stok kita sekitar 86 ribu ton. Itu aman bisa sampai satu tahun ke depan,” kata Nurjuliansyah.
Menurutnya, penyaluran beras Bulog untuk wilayah Kota Malang rata-rata mencapai sekitar 6 ribu ton setiap bulan. Selain stok yang tersedia saat ini, Bulog juga telah menerima perintah penyaluran untuk alokasi Oktober, November, dan Desember.
Untuk tiga bulan tersebut, total alokasi yang akan disalurkan mencapai sekitar 18 ribu ton. Penyaluran itu merupakan kelanjutan dari distribusi alokasi Juli, Agustus, dan September.
Baca juga: Bupati Sanusi Ajak ICMI Malang Bantu Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Sementara untuk beras premium, Bulog Malang menyiapkan penyaluran sekitar 500 ton hingga Desember. Distribusi akan dilakukan ke seluruh wilayah kerja Bulog Malang, termasuk Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Nurjuliansyah menjelaskan, kenaikan harga beras premium di pasaran dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya kondisi cuaca dan produksi yang belum memasuki masa panen berikutnya.
Baca juga: Selama September 2026 BMKG Catat 557 Gempa Goyang Jatim
“Mungkin banyak faktor. Yang pertama mungkin El Nino, kemudian produksi panen kedua masih belum, dan harga gabah sudah mulai tinggi,” jelasnya.
Kondisi tersebut turut menjadi perhatian Bulog dan Satgas Pangan. Dropping beras premium ke Pasar Bunulrejo menjadi salah satu langkah untuk menambah pasokan sekaligus merespons harga premium yang berdasarkan laporan terakhir mencapai Rp16.600 per kilogram di pasar tersebut.
Editor : Arif