PGN Perkuat Strategi Komersial untuk Perluas Pasar Gas Bumi

Reporter : Ferdian
PGN terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pemanfaatan gas bumi

JATIMPEDIA, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pemanfaatan gas bumi. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan infrastruktur, konektivitas pasokan, serta penyediaan solusi energi sesuai kebutuhan pelanggan di berbagai daerah.

Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham mengatakan strategi perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan volume penyaluran dan pendapatan, tetapi juga menciptakan permintaan gas bumi yang berkelanjutan.

Baca juga: PGN Solution dan NR Siapkan Respons Darurat Pipa Bawah Laut

“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan energi yang berbeda, sehingga pendekatan komersial harus semakin adaptif,” ujar Aldiansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Strategi tersebut mengantarkan Aldiansyah meraih penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 kategori Oil and Gas dalam ajang Best CMO Award 2026 yang digelar Warta Ekonomi.

PGN mengoptimalkan infrastruktur yang sudah tersedia sekaligus memperluas konektivitas baru. Selain jaringan pipa, perusahaan mengembangkan solusi beyond pipeline melalui compressed natural gas (CNG) dan liquefied natural gas (LNG) untuk meningkatkan fleksibilitas serta keandalan pasokan.

Saat ini, ekosistem infrastruktur PGN mencakup jaringan pipa lebih dari 33.000 kilometer serta fasilitas CNG dan LNG. Infrastruktur tersebut menopang layanan bagi 822.561 rumah tangga, 2.842 pelanggan kecil, dan 3.310 pelanggan industri serta komersial di 78 kabupaten/kota.

Untuk menjangkau wilayah yang belum terhubung jaringan pipa utama, PGN juga mengembangkan skema layanan baru. Salah satunya melalui klaster CNG di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang ditargetkan melayani sekitar 4.500 pelanggan rumah tangga, UMKM, dan pelanggan komersial.

Baca juga: PGN Edukasi Warga Manfaatkan Jargas Aman dan Efisien

“Dengan solusi beyond pipeline, pengembangan pasar tidak harus selalu menunggu tersedianya jaringan pipa utama. Kami berupaya menghadirkan solusi yang sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan pelanggan,” kata Aldiansyah.

Pemanfaatan CNG juga terus didorong bagi pelaku usaha kecil dan pelanggan komersial yang belum terjangkau jaringan pipa. Penggunaan gas bumi melalui jaringan pipa maupun CNG disebut dapat memberikan efisiensi biaya energi sekitar 30-40 persen per bulan bagi sejumlah segmen pelanggan.

Perkuat Pasokan Gas
Selain memperluas pasar, PGN terus memperkuat portofolio pasokan untuk mendukung pertumbuhan permintaan. Salah satunya melalui tambahan alokasi gas dari Wilayah Kerja Tungkal di Sumatera yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur PGN.

PGN juga menjajaki sumber pasokan baru, termasuk potensi coal bed methane (CBM) atau gas metana batu bara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Penyaluran CBM diproyeksikan meningkat secara bertahap dari 1 MMSCFD hingga 25 MMSCFD.

Baca juga: PGN Dorong Gas Bumi Jadi Energi Penggerak Ekonomi Sleman

Selain CBM, perusahaan mengeksplorasi potensi biometana yang bersumber dari limbah kelapa sawit serta synthetic natural gas (SNG).

Diversifikasi pasokan tersebut menjadi bagian dari strategi PGN untuk menjaga keberlanjutan pasokan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan pasar gas bumi di masa depan.

“Ke depan, PGN akan terus mengoptimalkan ekosistem gas bumi secara terintegrasi, mulai dari penguatan sumber pasokan dan infrastruktur hingga pengembangan pelanggan. Dengan demikian, ekspansi pasar tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan industri di berbagai daerah,” ujar Aldiansyah.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru