JATIMPEDIA, Subang – BYD Auto Indonesia mulai menyiapkan produksi lokal untuk model premium Denza D9 di pabrik barunya di Subang, Jawa Barat. Informasi ini terungkap saat peresmian fasilitas perakitan tersebut pada Kamis (3/9/2026) .
Saat ini, pabrik yang baru diresmikan tersebut telah memproduksi BYD Atto 1 dan M6 DM. Selain kedua model itu, BYD juga sudah menyiapkan jalur produksi bagi M6 EV dan yang terbaru, Denza D9 .
Baca juga: Mobil Listrik Kuasai 16 Persen Pasar Otomotif Nasional
Saat memasuki area pabrik seluas 126 hektar, beberapa unit Denza D9 tampak berada di area assembly line, tepatnya pada bagian finishing line. Di area ini, unit yang sudah selesai diproduksi menjalani inspeksi termasuk pengetesan . Berdasarkan penjelasan salah satu staf BYD Auto Indonesia di lokasi, D9 dan M6 EV sedang menjalani uji coba produksi dan belum masuk produksi massal .
Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan tidak menyangkal saat ditanya mengenai rencana produksi lokal Denza D9 .
"Pada saat ini kami memang secara perlahan-lahan membuat produk-produk itu diproduksi di domestik, khususnya yang menyumbangkan volume cukup signifikan. Contohnya Atto 1, M6, dan ada juga yang cukup favorit dalam bulan ini, stabil penjualannya, kita akan produksi juga di dalam negeri," ujar dia di lokasi .
Ketika ditanya apakah model yang dimaksud adalah Denza D9, Luther menjawab "mungkin itu" .
Baca juga: Industri Komponen Dorong BYD dan VinFast Bangun Rantai Pasok di Dalam Negeri
Denza D9 merupakan MPV listrik premium yang sebelumnya masih didatangkan utuh dari China dengan harga Rp950 juta . Mobil ini mengusung teknologi pengisian daya super cepat serta jarak tempuh yang jauh untuk kebutuhan perjalanan keluarga maupun bisnis .
Pabrik BYD di Subang yang diresmikan pada 3 September 2026 menempati lahan seluas 126 hektar dengan investasi mencapai Rp16 triliun . Pabrik ini memiliki kapasitas produksi maksimal 150.000 unit per tahun dan telah mempekerjakan lebih dari 5.000 tenaga kerja lokal .
Proses produksi mencakup empat tahapan utama: pengepresan (stamping), pengelasan (welding), pengecatan (painting), hingga perakitan (assembly) . BYD memiliki komitmen untuk memproduksi setidaknya 92.000 unit kendaraan di Indonesia hingga 2027 sebagai bagian dari penerimaan insentif impor mobil listrik CBU pada tahun sebelumnya .
Baca juga: BYD Resmikan Pabrik Perakitan di Subang, Produksi Lokal Tembus 100.000 Unit
Kategori: Otomotif
Tag: Denza D9, BYD, Produksi Lokal, Pabrik Subang, MPV Listrik, CKD
Ringkasan (≤160 karakter): Denza D9 mulai uji produksi di pabrik BYD Subang. MPV premium ini siap diproduksi lokal setelah sebelumnya diimpor utuh dari China.
Editor : Rizky