Investor China Lirik Investasi Budidaya Tiram di Banyuwangi

Reporter : Satriyo
Perusahaan asal China yakni MATA Ecology tertarik investasi di Kabupaten Banyuwangi sebagai lokasi pengembangan budi daya dan industri tiram

JATIMPEDIA, Banyuwangi  - Perusahaan asal China yakni MATA Ecology tertarik investasi di Kabupaten Banyuwangi sebagai lokasi pengembangan budi daya dan industri tiram dengan konsep blue industry yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan pelibatan masyarakat lokal.

"Kemarin kami kedatangan tamu investor dari Tiongkok, dan mereka tertarik untuk mengembangkan budi daya tiram, dan sejauh ini konsep yang dipaparkan cukup menarik karena mengusung blue industry, yakni pengelolaan tiram yang ramah lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi.

Baca juga: ASDP Ungkap Strategi Urai Antrean Ketapang-Gilimanuk, Keselamatan Jadi Prioritas

Menurut dia, investor asal China itu memaparkan profil perusahaan serta konsep investasi budi daya dan pengolahan tiram yang akan dikembangkan di Banyuwangi.

Ipuk menyampaikan bahwa MATA Ecology merupakan perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang budi daya dan pengolahan tiram, pengelolaan sumber daya pesisir serta pengembangan produk turunan hasil budi daya.

Konsep investasi yang dipaparkan, kata dia, mencakup budi daya hingga hilirisasi produk tiram, salah satunya dengan mengolah cangkang tiram menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk.

Baca juga: Pejabat Pemkab Banyuwangi Bakal Jalani Tes Urine dari BNNK

Bupati Ipuk mengaku menyambut positif rencana tersebut khususnya karena konsep yang ditawarkan dinilai sejalan dengan upaya Banyuwangi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, namun tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami yakin budi daya tiram berkelanjutan berpotensi memberikan manfaat bagi daerah, antara lain melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi masyarakat pesisir, peningkatan nilai tambah hasil perikanan, serta penguatan sektor kelautan dan perikanan di Banyuwangi," kata Ipuk.

Baca juga: Baru Pasar Banyuwangi Kini Jadi Jujugan Warga dan Wisatawan

Dia menambahkan pengembangan investasi kelautan juga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, dan selain membuka peluang ekonomi baru, keberadaan industri yang dikelola secara berkelanjutan dapat memperkuat ekosistem ekonomi pesisir sekaligus mendukung sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pembangunan Banyuwangi.

 

Editor : Eka Sapto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru