JATIMPEDIA, Jakarta - Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong perusahaan di berbagai industri mempercepat transformasi digital. Namun, tantangan penerapan AI kini tidak hanya berkaitan dengan pemilihan teknologi, tetapi juga kesiapan data, infrastruktur, keamanan, sumber daya manusia, hingga tata kelola.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam ignitePRO, forum enterprise yang merupakan bagian dari Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Mengusung tema “The Enabled Enterprise”, forum ini mempertemukan pemimpin bisnis, pemerintah, pelaku teknologi, investor, dan mitra ekosistem digital.
Baca juga: Telkom Akses Dorong Penguatan Ekosistem Digital Jatim
Melalui Telkom Solution, bagian dari Telkom Group, transformasi AI didorong untuk dibangun secara menyeluruh melalui empat pilar utama, yakni Intelligence, Trust, Infrastructure, dan Collaboration.
Keempat pilar tersebut mencakup kesiapan AI dan data, tata kelola serta keamanan, infrastruktur digital, hingga kolaborasi antar-pemangku kepentingan.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia, Veranita Yosephine, mengatakan perusahaan perlu membawa AI melampaui tahap eksperimen agar dapat memberikan dampak nyata terhadap bisnis.
Baca juga: Telkom Sisihkan 20 Persen Pendapatan untuk Bangun Infrastruktur Digital
“Ambisi untuk mengadopsi AI memang besar dan ide-idenya pun sangat banyak. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana membawa AI dari sekadar pembuktian konsep menjadi implementasi yang benar-benar terintegrasi dalam strategi bisnis dan menghasilkan dampak nyata,” ujar Veranita.
Menurutnya, perusahaan yang ingin menjadi AI-enabled enterprise perlu memiliki fondasi data dan infrastruktur yang kuat, tata kelola serta keamanan yang memadai, sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi perubahan cara kerja.
Baca juga: Mitratel Akan Bangun 4.000 Tower di Daerah 3T Tahun 2027
AI, lanjut Veranita, harus mampu menciptakan nilai melalui peningkatan produktivitas, percepatan inovasi, maupun peningkatan pengalaman pelanggan.
Melalui ignitePRO, Telkom memperluas pembahasan transformasi digital dari sekadar jaringan dan infrastruktur menuju bagaimana teknologi dapat menghasilkan dampak bisnis yang nyata.
Editor : Rizky