JATIMPEDIA, Lampung - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang menanam 250 bibit pohon di kawasan pelabuhan sebagai bagian dari Program Greenbelting guna mendukung upaya dekarbonisasi serta mewujudkan pelabuhan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, di Lampung, Sabtu, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam setiap aktivitas operasional.
Baca juga: TPK Ternate Perkuat Planning & Control untuk Tingkatkan Efisiensi Operasional
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui penanaman 250 bibit pohon dalam Program Greenbelting ini, kami tidak hanya menghadirkan ruang hijau di kawasan pelabuhan, tetapi juga membangun sistem yang mendukung monitoring dan pengukuran kemampuan penyerapan karbon secara terukur,” kata dia.
Menurutnya, program Greenbelting yang dikembangkan Pelindo Regional 2 Panjang tidak hanya bertujuan memperluas ruang terbuka hijau di kawasan pelabuhan, tetapi juga dirancang untuk memudahkan proses pemantauan pertumbuhan tanaman serta perhitungan carbon sequestration (penyerapan karbon).
Penanaman pohon dilakukan di sejumlah titik strategis di lingkungan pelabuhan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan hijau. Dengan penataan area yang terintegrasi, perusahaan dapat mengukur kontribusi vegetasi dalam menyerap emisi karbon secara lebih akurat sebagai bagian dari upaya mendukung target dekarbonisasi nasional.
Selain meningkatkan kualitas udara, keberadaan vegetasi diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, mengurangi dampak panas, serta meningkatkan keanekaragaman hayati di sekitar kawasan operasional pelabuhan.
Baca juga: Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Jadi 29 Menit
“Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi Pelindo Regional 2 Panjang dalam mendukung agenda dekarbonisasi serta mewujudkan pelabuhan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” ucap Hardianto.
Ia menegaskan, Pelindo Regional 2 Panjang akan terus mendorong berbagai inisiatif keberlanjutan melalui pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, efisiensi energi, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem pelabuhan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan dunia usaha.
Hal ini juga sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor kepelabuhanan.
Baca juga: Pelindo Kenalkan Dunia Maritim ke Bocah di Kampung Kenjeran Surabaya
Program tersebut dilaksanakan di beberapa cabang lain yang berada di area Pelindo Regional 2 di antaranya Banten, Bengkulu, Cirebon, Pangkal Balam, Pontianak, Sunda Kelapa, Tanjung Pandan dan Tanjung Priok.
Editor : Rizky