JATIMPEDIA, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meminta 80 kepala desa yang telah dilantik mengesampingkan perbedaan politik pasca Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan seluruh kepala desa yang telah dilantik memiliki tanggung jawab menjalankan visi dan misi pemerintahan desa secara selaras dengan program pemerintah daerah demi mempercepat pembangunan.
Baca juga: Bupati Sidoarjo Batasi Penggunaan Sound Horeg Selama Perayaan HUT RI
"Kami titipkan agar visi dan misi ini berjalan dengan baik, karena pemerintah harus berjalan dengan baik dan tidak ada lagi kubu-kubu yang sebelumnya berbeda pilihan dalam Pilkades," katanya.
Ia mengatakan kontestasi politik telah berakhir sehingga hubungan antara pasangan calon yang menang maupun yang belum berhasil harus kembali harmonis demi menciptakan suasana kondusif di tingkat desa.
Menurut dia, kondisi yang rukun antara seluruh pihak akan mempermudah jalannya pemerintahan desa sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Daftarkan 42 Ribu Pekerja Rentan dalam Kepesertaan BPJS Kesehatan
Bupati juga mengingatkan agar pelaksanaan Pilkades tidak terus dibawa ke dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari karena dapat mengganggu kinerja aparatur desa dan menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Terkait adanya gugatan hasil Pilkades, ia menegaskan bahwa proses hukum merupakan hak setiap pihak dan dipersilakan berjalan sesuai ketentuan tanpa mengganggu jalannya roda pemerintahan.
Baca juga: Sinergi Pemkab Sidoarjo dan Muhammadiyah Perkuat Pembangunan Daerah
Ia menambahkan pemerintah daerah tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya, sedangkan penyelesaian sengketa diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku.
"Demokrasi mengajarkan kita untuk menghormati hasil pemilihan, sekarang saatnya meninggalkan seluruh perbedaan dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujarnya.
Editor : Arif