JATIMPEDIA, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus mengampanyekan Gerakan ASRI (Aksi Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah) sebagai upaya membangun budaya gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan. Bupati Magetan Nanik Sumantri meninjau langsung pelaksanaan Gerakan ASRI di Kelurahan Ngerong, Kecamatan Plaosan.
Kegiatan kerja bakti kali ini difokuskan pada pembersihan sejumlah titik, termasuk Kolam Renang Duta yang telah lama tidak difungsikan. Gerakan ASRI di kawasan Ngerong sendiri telah berlangsung selama tiga pekan berturut-turut karena luasnya area yang harus dibersihkan sehingga pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam satu kali pelaksanaan.
Baca juga: Perkuat Daya Beli Masyarakat, Disperindag Magetan Gelar Pasar Murah
Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Magetan diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan koordinasi Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan.
Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan Gerakan ASRI akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi dengan mengedepankan semangat gotong royong. Menurutnya, keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat secara berkelanjutan.
Baca juga: Pemkab Magetan Siapkan Efisiensi OPD Sambil Menanti Relaksasi Belanja Pegawai
"Perlu gotong royong oleh seluruh ASN untuk mewujudkan tujuan Gerakan ASRI. Karena itu, kegiatan ini masih dilaksanakan setiap hari Jumat pagi sejak beberapa bulan yang lalu," kata Nanik.
Ia menjelaskan, proses pembersihan Kolam Renang Duta membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan lokasi lainnya karena kondisi kolam yang telah lama terbengkalai serta memiliki ukuran yang cukup besar.
"Kolam Duta ini memang sudah lama tidak terawat, sehingga proses pengurasan dan pembersihannya tidak bisa selesai dalam satu hari. Makanya kegiatan di lokasi ini kita lakukan beberapa kali sampai benar-benar bersih," ujarnya.
Baca juga: Masuki Musim Kemarau, BPBD Magetan Petakan Wilayah Potensi Karhutla
Selain membersihkan fasilitas umum, Gerakan ASRI juga difokuskan pada normalisasi saluran drainase sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan. Pemkab Magetan ingin memastikan saluran air tetap lancar guna mengurangi potensi genangan maupun banjir.
"Pengalaman musim hujan kemarin, beberapa wilayah sempat terdampak banjir. Karena itu kami ingin memastikan saluran air tidak tersumbat sehingga aliran air bisa lebih lancar ketika hujan turun," jelasnya.
Nanik menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari risiko banjir diharapkan dapat terus terwujud.
Editor : Rofiq