PLN Gandeng Korsel Kembangkan Pembangkit Teknologi Amonia

jatimpedia.id

Jakarta,JP - PT PLN (Persero) menggandeng perusahaan asal Korea Selatan KEPCO Engineering and Construction Company Inc untuk mengembangkan teknologi pemanfaatan hidrogen dan amonia sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan kerja sama ini dilakukan untuk mendorong penggunaan energi bersih di Indonesia dan capaian target net zero emission pada tahun 2060. Salah satunya melalui pengurangan penggunaan batu bara di PLTU melalui program cofiring.

Baca juga: PLN UIT JBM Beri Dukungan Moral untuk Anak Pejuang Kanker di Surabaya

Cofiring merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial atau bahan campuran batu bara di PLTU.

Melalui kesepakatan ini PLN Enjiniring dan KEPCO akan melakukan perencanaan, studi dan pengembangan jasa engineering dan konstruksi di bidang ketenagalistrikan, khususnya teknologi cofiring hidrogen dan amonia.

Baca juga: Dukung Kelancaran Muktamar NU, PLN Siagakan 77 Personel

"Dari kerja sama ini diharapkan akan ada kajian mendalam terkait dengan cofiring hidrogen dan amonia untuk mendukung transisi energi dan mencapai net zero emission," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/11).

Ia menambahkan kerja sama ini sejalan dengan komitmen PLN untuk mengurangi emisi karbon di Indonesia lewat cofiring. Saat ini terdapat 3 pilot project cofiring hidrogen dan amonia yaitu di PLTU Gresik, PLTU Suralaya dan PLTGU Priok.

Baca juga: PLN Akan Serap Listrik PSEL dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun

"Kolaborasi memang menjadi kunci dalam transisi energi. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungannya kepada PLN dalam upaya mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan bersih," kata dia. (raf)

Editor : Aries W

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru