JATIMPEDIA, Malang - Mutu dan optimalisasi pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di Puskesmas Bantur dan Puskesmas Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang dipastikan berjalan dengan prima dan responsif.
Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan bahwa pemenuhan fasilitas yang memadai, ketersediaan sumber daya manusia yang profesional, serta aspek keamanan dan kenyamanan merupakan hak mutlak yang harus diterima warga saat mengakses layanan kesehatan.
Baca juga: Harga Ayam, Beras dan Emas Picu Inflasi Malang 0,39 Persen
“Puskesmas menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik,” kata Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., Selasa (26/5) pagi.
Baca juga: Pemkab Malang Droping 824 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Kepastian mutu pelayanan tersebut diambil setelah dilakukan peninjauan langsung terhadap kondisi fasilitas medis, kesiapan sarana dan prasarana penunjang, serta kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam melayani pasien. Langkah monitoring ini sekaligus menjadi ruang dialog untuk menjaring aspirasi serta memetakan kendala teknis pelayanan kesehatan yang terjadi di lapangan.
Dalam proses pengawasan mutu pelayanan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang turut diturunkan untuk memperkuat koordinasi. Pemerintah daerah menargetkan koordinasi ini mampu mempercepat penyelesaian hambatan birokrasi maupun operasional di tingkat pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).
Baca juga: Bekali Pelajar Jadi Agen #Cari_Aman, MPM Honda Jatim Gelar Bootcamp di Malang
Melalui standardisasi pelayanan ini, Pemerintah Kabupaten Malang menginstruksikan seluruh jajaran tenaga medis di wilayah Bantur untuk meningkatkan dedikasi pelayanan. Hal tersebut dilakukan guna menjamin hak masyarakat dalam mendapatkan akses kesehatan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Malang.
Editor : Rofiq