Sinergi Bankjatim dengan GPEI Tingkatkan UMKM Berorientasi Ekspor

jatimpedia.id

Surabaya, JP - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim  menjalin kerjasama dengan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jawa Timur. Kerjasama ini bertujuan untuk bersama-sama memberikan pelatihan kepada UMKM potensi ekspor.

Upaya sinergai bankjatim dengan GPEI ini sekaligus memberikan stimulus dan membantu pelaku usaha untuk bangkit dan mengembangkan bisnisnya pasca pandemi Covid-19.

Baca juga: Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Nota kesepahaman ditandatangani Direktur Utama Bankjatim Busrul Iman dengan Ketua GPEI Jawa Timur Isdarmawan Asrikan. Ikut menyaksikan penandatanganan kerjasama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Bupati Sidoarjo Ahmad Mudlor Ali serta Drajat Irawan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.

Dirut bankjatim Busrul Iman menjelaskan, selain  bersinergi dalam memberikan pelatihan kepada UMKM, kerjasama dengan GPEI Jatim ini juga mencakup program pencetakan 100 UMKM berpotensi ekspor. Kemudian, program usiness matching dengan exportir potensial, transaksi trade finance.

Baca juga: Bank Jatim Cabang Gresik Raih Penghargaan Mitra Kontributif DPMPTSP Gresik

Selanjutnya layanan pembiayaan modal kerja dan investasi bagi anggota GPEI dan UMKM potensi ekspor binaan  GPEI Jawa Timur. Bankjatim telah memiliki layanan transasksi Devisa diantaranya L/C (Letter of Credit), Transaksi Remittance, SKBDN dan Bank Garansi Valas dalam mendukung layanan transaksi komersial internasional.

“Penandatanganan MoU dengan GPEI Jawa Timur merupakan bentuk dukungan kami dengan memberikan akses layanan jasa perbankan kepada para UMKM binaan untuk terus bersemangat memberikan produk - produk terbaik yang dapat diekspor di pasar internasional. Dengan layanan transaksi devisa yang telah dimiliki saat ini, bankjatim siap memberikan kemudahan akses perbankan kepada para UMKM binaan untuk melakukan ekspor produk ke pasar internasional,” terang Busrul.

Baca juga: Kinerja Konsolidasi Bank Jatim Tumbuh Positif pada Semester I 2026

Selain itu, imbuh dia, JConnect Remittance yang merupakan pengembangan layanan pengiriman uang antar negara. In merupakan hasil kerjasama bankjatim  dengan merchant trade asia dari Malaysia.  Melalui Jconncet Remitance, nasabah dapat melakukan transaksi menggunakan 2 (dua) mata uang yang berbeda hingga Rp 99.000.000,- per transaksi  secara real time 24 jam tanpa ada potongan biaya saat menerima uang kiriman. (eka)

Editor : Aries W

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru