Perencanaan PSEL Malang Raya Ditentukan Melalui Rakortas

Reporter : Rini
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat kunjungan di Malang Raya

JATIMPEDIA, Malang - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan pembahasan detail mengenai perencanaan pelaksanaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) untuk wilayah Malang Raya akan ditentukan melalui rapat koordinasi terbatas (rakortas).

Hanif di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan, calon lokasi proyek untuk PSEL atau waste to energy (WtE) Malang Raya ditempatkan di wilayah Kecamatan Pakis.

Baca juga: PLN Jatim Perluas Pemanfaatan SPKLU Untuk Mahasiswa UMM

"Menindaklanjuti MoU tadi malam yang ditandatangani oleh Ibu Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Malang, Wali Kota Batu, dan Bupati Malang, maka kami datang melihat langsung calon lokasi pembangunan PSEL. Kalau dilihat secara teknis kami menganggap bisa diusulkan lebih lanjut untuk dibahas di rakortas," kata Hanif.

Hasil dari rakortas yang akan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan akan ditindaklanjuti proses peninjauan lapangan oleh tim terpadu dari pemerintah.

Hanif menyampaikan tim terpadu nantinya akan menilai sejumlah aspek kelayakan lingkungan, seperti ketersediaan lahan, ketersediaan air, jaringan listrik, aksesbilitas, demografi, dan sosial di lokasi untuk proyek PSEL.

Setelah proses itu selesai, maka tim tersebut melakukan kajian mendalam untuk menyepakati apakah titik itu telah sesuai dengan spesifikasi dan karakteristik yang telah ditentukan.

Jika sesuai, Menteri LH akan menerbitkan surat keputusan tentang pembangunan PSEL untuk Malang Raya yang berlokasi di Kecamatan Pakis.

"Berdasarkan surat tersebut Bapak Menko Pangan akan meminta kepada Danantara untuk melakukan proses pengadaan barang dan jasa atau pelelangan," ujar dia.

Baca juga: BMKG Malang : Ada 623 Gempa Guncang Jatim Selama Juli 2026

Berdasarkan keterangan resmi dari Kementerian LH, PSEL yang direncanakan dibangun di Pakis mampu mengelola 1.038 ton sampah per hari.

Pemenuhan bahan baku PSEL untuk Malang Raya mengandalkan distribusi sampah dari Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.

Sementara itu, Bupati Malang M Sanusi mengatakan Kecamatan Pakis menjadi wilayah yang strategis, lantaran posisinya berdekatan dengan Kota Malang dan Kota Batu sehingga memudahkan proses pendistribusian sampah ke PSEL.

Kemudian, di wilayah tersebut juga terdapat Jalan Tol Pakis yang semakin menambah opsi aksesbilitas menuju fasilitas pengolahan sampah.

Baca juga: PJT I Atur Akses Kendaraan R4 ke Bendungan Lahor

"(Realisasi) menunggu lelang. Banyak faktor juga yang menjadi pertimbangan, seperti kecukupan air dan juga lingkungan," kata Sanusi.

Sanusi berharap proyek PSEL di Pakis bisa terealisasi sehingga akan memberikan dampak positif pada perkembangan dan pergerakan pembangunan di Kabupaten Malang.

"Kabupaten Malang akan menjadi pusat energi karena kami sudah punya (Bendungan) Karangkates dan Selorejo, setelah ada ini (PSEL). Industri (skala) besar akan semakin banyak masuk," ujar dia.

 

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru