Dinkes Jatim Siagakan 217 Pos Kesehatan Selama Lebaran

Reporter : indri fitria

JATIMPEDIA, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur mendirikan 217 Pos Kesehatan, untuk melayani pemudik. Guna menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas selama periode mudik Lebaran.

Kepala Dinkes Jatim, dr. Erwin Astha Triyono, Senin 16 Maret 2026 menyampaikan, pos kesehatan tersebut berada di berbagai titik strategis jalur mudik. Dengan mobilitas tinggi, seperti terminal, stasiun, pelabuhan, rest area, tempat ibadah, serta kawasan wisata.

Baca juga: 461.521 Objek Pajak di Jawa Timur Manfaatkan Pembebasan Denda Pajak

“Pos kesehatan ini kami siapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara cepat, sehingga apabila pemudik mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan dapat segera memperoleh penanganan,” ujar Erwin.

Selain pos kesehatan, sebanyak 447 rumah sakit di Jawa Timur juga tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam sepanjang masa mudik dan arus balik Lebaran. Untuk mendukung kesiapan layanan tersebut, Dinkes Jatim menyiagakan tenaga kesehatan melalui sistem piket.

Baca juga: 461.521 Objek Pajak Manfaatkan Kebijakan Pembebasan Pajak Daerah

Mereka terdiri dari 343 dokter, 5.172 perawat, 44 tenaga kesehatan tradisional dan 2.852 pengemudi ambulans. Menurut Erwin, kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan sehat.

Pihaknya juga memperkuat koordinasi lintas sektor, seperti BPJS Kesehatan, DIshub dan TNI-Polri. “Agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama arus mudik dapat berjalan optimal dan setiap kondisi darurat dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” katanya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Bersama Wakil  Rais Aam Syuriah PBNU  Dr.KH.  Afifuddin Muhajir  Buka Pameran dan Klinik Turots di Pon

Layanan kegawatdaruratan juga diperkuat melalui Public Safety Center (PSC) 119 yang telah tersedia di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Melalui layanan ini, masyarakat dapat segera memperoleh pertolongan medis apabila terjadi kondisi darurat selama perjalanan.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru