BPH Migas Dorong Roadmap FSRU untuk Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jawa Timur

Reporter : Eka Sapto
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas saat melakukan pertemuan di Surabaya

JATIMPEDIA, Surabaya  - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendorong pemerintah menyiapkan roadmap pembangunan fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) sebagai solusi strategis jangka menengah dan panjang guna memperkuat keandalan pasokan gas bumi di Jawa Timur.

 

Baca juga: Lima Hari Digelar, Surabaya Great Expo Bukukan Transaksi Rp7,75 Miliar

 

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

 

 

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menegaskan, keberadaan FSRU maupun fasilitas regasifikasi lainnya akan menjadi penopang pasokan gas berbasis LNG yang terintegrasi dengan jaringan pipa eksisting di wilayah Jawa Timur.

 

 

"FSRU berperan sebagai sumber pasokan tambahan yang fleksibel untuk meningkatkan reliability penyaluran gas, khususnya di wilayah dengan kebutuhan besar seperti Jawa Timur," ujar Wahyudi saat kunjungan kerja di Surabaya Jumat (30/1/2026), yang membahas strategi penguatan sistem pasokan gas bumi regional.

 

Baca juga: Pemkot Surabaya Berlakukan Tarif Surabaya Bus dan WiraWiri Rp81

 

Dalam kunjungan kerja ini, BPH Migas juga memantau penyaluran gas PGN pasca planned shutdown pemasok untuk kebutuhan maintenance.

 

 

Wahyudi menjelaskan, penyerapan gas bumi di Jawa Timur yang disalurkan melalui jaringan transmisi menunjukkan tren kebutuhan yang tinggi, dengan rata-rata mencapai sekitar 413,88 BBTUD. Angka ini mencerminkan peran vital gas bumi dalam mendukung aktivitas ekonomi dan ketahanan energi wilayah.

 

Baca juga: BPH Migas Sosialisasikan Pemanfaatan Jargas Untuk Pelabggan Rumah Tangga di Bojonegoro

 

"Dengan kebutuhan yang besar dan terus tumbuh, sistem pasokan perlu diperkuat melalui diversifikasi sumber energi. LNG melalui FSRU dapat menjadi buffer strategis untuk menjaga kontinuitas penyaluran gas," tutup Wahyudi.

 

 

Infrastruktur ini juga berperan penting dalam mendukung pemerataan energi dan program transisi energi. Dengan distribusi gas yang lebih merata, melalui integrasi pipa dan LNG, industri di Jawa Timur diharapkan dapat menciptakan ekosistem gas bumi yang sekaligus mendukung daya saing bagi pelaku usaha.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru