JATIMPEDIA, Kediri - Mewaspadai terjadinya bencana Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menginstruksikan personel BPBD untuk siaga 24 jam. Hal ini menindaklanjuti curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu belakangan.
Instruksi tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, Kamis (20/11/2025). Dimana instruksi ini tertuang dalam surat Edaran Bupati Kediri Nomor: 300.2.3/15/418.07/2025.
“Beberapa wilayah yang berpotensi bencana berada di lereng Gunung Wilis, seperti Kecamatan Tarokan, Banyakan, dan Grogol cenderung berpotensi banjir. Sementara Kecamatan Mojo berpotensi terjadi longsor,” jelasnya.
Baca juga: Pemkot Kediri Beri Pendampingan Khusus bagi Korban Kekerasan Seksual
Ia menambahkan potensi bencana yang terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi dan wilayah potensi bencana hidrometeorologi tersebut telah dipetakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Harapannya, dengan pemetaan ini bisa meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Baca juga: Bulog Kediri Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 35.336 Warga
Pemerintah Kabupaten Kediri telah membentuk tim siaga bencana di desa-desa utamanya di desa yang memiliki tingkat potensi bencana. “Kami sudah membentuk kurang lebih 80 tim siaga bencana di desa-desa,” ucap Djoko.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan khususnya bagi yang bertempat tinggal di daerah bantaran sungai. “Mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kediri pada saat cuaca hujan deras, yang berada di area perbukitan, untuk waspada,” ujarnya.
Baca juga: Wali Kota Kediri Minta Panji Galuh 2026 Aktif Promosikan Potensi Wisata dan Ekraf Kota Kediri
Untuk memantau prakiraan cuaca masyarakat Kabupaten Kediri bisa melihat langsung di akun instagram BPBD Kabupaten Kediri. Di akun tersebut secara berkala memberikan informasi penting terkait prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Kediri.
Editor : Arif