BUMN Sepakati Plafon KUR Dinaikkan hingga Rp1 Miliar

Reporter : Fitri Handayani
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) akan menambah kuota KUR

JATIMPEDIA, Jakarta - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha rakyat melalui berbagai inovasi pembiayaan, termasuk peningkatan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp 1 miliar.

Wakil BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf mengungkapkan bahwa besaran plafon KUR akan segera dinaikkan. "Angkanya dinaikkan dari plafon minimal Rp 20 juta untuk kredit mikro naik menjadi kurang lebih sekitar Rp 100 juta," ujar Aminuddin, dikutip Kamis (20/11/2025).

Baca juga: Danantara Housing Expo 2026 Raih Nilai Proyek Rp2 Triliun

Dia menambahkan bahwa keputusan tersebut disepakati bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Untuk kredit usaha menengah, plafon pembiayaan juga ditingkatkan dari sebelumnya Rp 200 juta menjadi Rp 500 juta.

"KUR-nya sendiri bisa sampai Rp 1 miliar dari sebelumnya maksimal Rp 500 juta," jelasnya.

Baca juga: Jalani Perawatan, Dua Kapal Pelni Berhenti Operasi Sementara

Selain peningkatan plafon, pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap skema bunga kredit usaha mikro kecil (UMK). Selama ini, bunga KUR bersifat gradual mulai dari enam persen. Namun, ke depan akan disederhanakan menjadi suku bunga flat sebesar 6%.

"Sudah kami putuskan bersama Pak Menko Perekonomian Airlangga untuk flat di 6%. Ini berita baik juga untuk pelaku UMKM," kata Aminuddin.

Baca juga: BSI Bidik Banyak Nasabah Melalui Danantara Housing Expo

Dia menegaskan bahwa seluruh langkah yang ditempuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bertujuan menjaga kesehatan BUMN sekaligus memastikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

"Saya telah menjelaskan bagaimana BP BUMN bekerja. Intinya, sekali lagi kami ulangi, BP BUMN berada di tengah antara kepentingan negara dengan tetap memastikan BUMN ini sehat," pungkasnya.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru