JATIMPEDIA, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana peleburan antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
"Belum (ada rencana peleburan Kementerian BUMN dan Danantara)," ujar Prasetyo, dikutip Kamis (18/9/2025).
Baca juga: Danantara Housing Expo 2026 Raih Nilai Proyek Rp2 Triliun
Isu peleburan Kementerian BUMN dengan Danantara ini mencuat dan meluas di publik setelah Erick Thohir digeser dari jabatan sebagai menteri BUMN ke menteri pemuda dan olahraga (menpora).
Menurut Prasetyo, Danantara saat ini tengah berfokus untuk membenahi manajemen dan operasional seluruh perusahaan pelat merah di Indonesia. Meski demikian, dia tak menampik jika ke depannya ada potensi transformasi di Kementerian BUMN.
Baca juga: Jalani Perawatan, Dua Kapal Pelni Berhenti Operasi Sementara
"Nah kalau kemudian nanti dalam perjalanannya itu kita perlu melakukan perubahan terhadap Kementeriannya (BUMN) ya nanti kita lihat," ungkapnya.
Danantara merupakan sovereign wealth fund, yang dibentuk untuk mengonsolidasikan dan mengelola aset negara serta BUMN agar lebih efisien dan berdampak pada pembangunan ekonomi.
Baca juga: BSI Bidik Banyak Nasabah Melalui Danantara Housing Expo
Saat ini, Danantara dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai chief executive officer (CEO) sekaligus menteri investasi. Sementara itu, kursi menteri BUMN kini kosong menyusul Erick Thohir yang resmi dilantik sebagai menpora pada Rabu (17/9/2025) siang.
Presiden Prabowo Subianto direncanakan menunjuk menteri BUMN ad interim, sebelum menetapkan menteri definitif yang memimpin kementerian tersebut. (raf)
Editor : Ferdian