JATIMPEDIA, Pacitan - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayaji berharap keberadaan Embung Tremas di Desa Tremas, Kabupaten Pacitan, mampu menjawab kebutuhan (ketahanan) air masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian dan ekowisata daerah.
"Dengan adanya embung ini, kebutuhan air untuk tanaman insya Allah akan cukup. Tinggal bagaimana masyarakat Tremas bisa mengembangkan dan memanfaatkannya," kata Bupati Indrata Nur Bayuaji alias mas Aji usai peresmian Embung Tremas di Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Rabu.
Baca juga: Festival Ronthek Pacitan 2026 Suguhkan Budaya Otentik
Menurutnya, bangunan konservasi air yang berdiri di atas Bukit Pageran itu menjadi sumber penting bagi warga Tremas untuk menghadapi ancaman kekeringan.
Embung juga disiapkan sebagai destinasi wisata alam baru yang diharapkan menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Embung Tremas terwujud berkat kerja sama Yayasan Obor Tani dengan dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Coca-Cola Foundation.
Baca juga: Festival Rontek Pacitan Digelar dengan Konsep Panggung Berjalan
Selain embung, warga Tremas juga mendapat program pengelolaan sampah organik yang diinisiasi Coca-Cola Foundation Indonesia bersama Yayasan BenihBaik.com.
Program tersebut mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan ternak dan pupuk organik.
Menurut bupati, keberadaan infrastruktur Embung Tremas akan memperkuat ketahanan pangan dan lingkungan.
Baca juga: Festival Nelayan 2026 Pacitan Meriah, Tradisi Larung Tumpeng Warnai Peringatan 1 Suro
Indrata berharap keberadaan embung dan program pengelolaan sampah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Pacitan.
"Tinggal bagaimana masyarakat Tremas mengembangkan dan memanfaatkannya," ujarnya. (sat)
Editor : Arif