Tingkatkan Ekonomi Warga, Pemkot Mojokerto Latih Warganya Menjahit

Reporter : Rini

JATIMPEDIA, Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, meningkat perekonomian masyarakat salah satunya dengan memberikan keterampilan menjahit sebagai bentuk komitmen dalam memberdayakan masyarakat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kota Mojokerto, Senin, mengatakan pihaknya meninjau langsung pelatihan menjahit yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) di LKP Idola Modes, Jl. Cinde Baru I No.16, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Lindungi 12 Ribu Pekerja Rentan dengan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

"Pelatihan semacam ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemkot Mojokerto untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar memiliki kemampuan produktif yang bisa menunjang perekonomian keluarga," tutur Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto ini.

Pelatihan menjahit kali ini diikuti masyarakat umum dengan sistem pendaftaran melalui tautan bit.ly. Setiap harinya pelatihan dibagi menjadi dua sesi pagi dan siang dengan masing-masing 15 peserta. Total 30 peserta yang mengikuti pelatihan ini yang mayoritas adalah ibu-ibu.

Baca juga: Kabupaten Mojokerto Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Hari Desa 2027

Kegiatan berlangsung selama empat hari pada 28 Agustus, 1, 2, dan 3 September 2025. Peserta dibekali teori dan praktik menjahit mulai dari cara mengukur, membuat pola, memotong kain, menjahit, hingga finishing produk, seperti outer dan kemeja.

“Saya berharap para peserta memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka usaha mandiri sehingga membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto,” kata Ning Ita.

Baca juga: Mojokerto Masuk Empat Besar Nasional dalam Pendaftaran Perlinsos Digital

Berbagai pelatihan memang rutin digelar Pemkot Mojokerto sebagai salah satu upaya mencetak wirausaha baru dan mendukung gerakan ekonomi kreatif di daerah. (sat)

Editor : Rini

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru