JATIMPEDIA, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Soponyono, Surabaya, pada Senin (25/8/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi beras medium bersubsidi dari Perum Bulog kepada masyarakat.
Dalam kunjungannya, Khofifah menyambangi sejumlah toko yang menjual beras untuk mengetahui apakah mereka dapat mengakses beras SPHP dengan mudah. Menurutnya, sebagian besar toko menyatakan distribusi berjalan lancar jika mereka bisa memenuhi persyaratan pengisian aplikasi.
Baca juga: BI Surabaya Bersama TNI AL Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Mandiri Jatim
"Ada pedagang yang bisa mengakses dengan baik dan lancar saat mereka bisa mengisi aplikasi. Tapi ada juga yang kebutuhannya tidak sebesar syarat minimal, sehingga mereka masih ada kendala," ujar Khofifah.
Khofifah menambahkan, beras merupakan komoditas dengan tingkat konsumsi tertinggi di setiap rumah tangga. Oleh karena itu, ia ingin memastikan distribusi beras SPHP benar-benar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Semester I MSJA Catat Kenaikan Penjualan 13 Persen
Ia juga menyebut, dari hasil pantauannya, pedagang menyampaikan bahwa masyarakat lebih banyak membeli beras kualitas medium dibandingkan premium. Hal ini menunjukkan bahwa beras SPHP menjadi kebutuhan yang sangat tinggi di pasaran.
“SPHP itu memang kebutuhan yang sangat tinggi. Kita berharap Bulog bersama Badan Pangan Nasional bisa terus mendistribusikan dengan lebih lancar, lebih merata, dan lebih menjangkau,” katanya.
Baca juga: MPM Honda Jatim Bersama YBSI Berikan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis bagi 100 Veteran LVRI
Khofifah juga mengingatkan pentingnya sinergi antar lembaga agar stok beras tetap aman dan harga terjaga stabil, terutama menjelang akhir tahun di mana konsumsi rumah tangga cenderung meningkat. (ind)
Editor : indri fitria