JATIMPEDIA, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengambil andil dalam perbaikan infrastruktur yang menghubungkan akses jalan di desa-desa wilayah Jawa.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menjelaskan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI.
Baca juga: OJK Minta Bank Blokir 38 Ribu Rekening Terindikasi Judi Online
“Kami percaya bahwa akses jalan yang baik akan membuka lebih banyak peluang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas kami dalam mendorong pemerataan pembangunan,” ujar Okki.
Dalam kurun waktu 2023 hingga 2025, BNI menyalurkan dana untuk membantu perbaikan jalan pada 10 kecamatan, di mana tujuh di antaranya dialokasikan pada 2025.
Kemudian, realisasi perbaikan ruas jalan tahun ini berada di tiga kecamatan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Baca juga: OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Fokus Perkuat Ketahanan dan Digitalisasi
Dua titik di Kabupaten Bekasi, yakni Tambun Selatan dan Pebayuran, mendapatkan bantuan dana untuk pengecoran dan perbaikan jalan desa.
Sedangkan di Kabupaten Probolinggo, BNI memberikan bantuan pavingisasi dan rabat beton di tiga kecamatan.
Melalui bantuan pembangunan Jalan tersebut, BNI berharap dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Manufaktur Masih Lesu, OJK Soroti Dampaknya
“Kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Dunia usaha, termasuk BNI, juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat dan merata,” tutur Okki.(cin)
Editor : Fitri Handayani